PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pendataan verifikasi rumah tangga yang belum teraliri listrik. Dari pendataan itu, ada 5.500 rumah di 13 kabupaten 1 kota, akan menerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) tahun 2024.

Masyarakat penerima program BPBL itu mendapatkan instalasi listrik rumah berdaya 900 VA. Kemudian, 3 titik lampu, 1 kotak kontak, pemeriksaan dan pengkajian instalasi sertifikat baik operasi (SLO), penyambungan ke PLN dan token listrik perdana.

"Program ini gratis tidak dipungut biaya apapun," ucap Kadis ESDM Privinsi Kalteng Vent Christway, Kamis, 22 Agustus 2024.

"Sasaran untuk semua masyarakat yang membutuhkan aliran listrik guna pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, memberi akses listrik kepada masyarakat yang tidak mampu dan menaikan rasio elektrifikasi," tambahnya. 

Dia menuturkan, program ini juga untuk meningkatkan infrastruktur pembangunan daerah di Provinsi Kalteng, menyediakan akses listrik yang aman dan andal karena instalasi yang standar. 

--page

"Sejalan dengan itu, sebagai upaya meningkatkan konsumsi listrik per-kapita serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," tutur Vent.

Menurutnya, program ini sangat penting untuk mendukung pemerataan akses energi. "Juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat pembangunan di daerah yang belum mendapatkan layanan listrik," demikian kata Vent. (MARINI/Y)