PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hadirnya program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai berdampak signifikan bagi perekonomian masyarakat pedesaan. 

Masyarakat dapat memanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, seperti menjalankan usaha rumahan, mengembangkan sektor pertanian berbasis teknologi dan membuka peluang usaha baru yang membutuhkan listrik. 

"Selain itu, kehadiran listrik juga mendukung sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan secara umum. Listrik memungkinkan anak-anak belajar dengan penerangan yang lebih baik, memudahkan penyimpanan produk pangan di tempat yang lebih layak dan mendukung kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa," ucap Kepala Dinas ESDM Vent Christway, saat ditemui pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Program BPBL ini, kata Vent, dapat menjadi penggerak ekonomi pedesaan yang berkelanjutan, memperkecil kesenjangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kalteng.

"Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memberikan bantuan berupa pemasangan baru listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu sesuai dengan ketentuan," ujar Vent.

--page

"Kami berharap, masyarakat bisa menikmati listrik untuk kebutuhan hidupnya," tuturnya. (MARINI/Y)