**Borneonews - Jakarta Selatan**, Tim Verifikasi Lapangan Bank Sampah beserta Peggiat *Maggot* dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta baru-baru ini melakukan pemeriksaan terhadap Bank Sampah Semangka. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di lokasi tersebut telah dilakukan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi lingkungan.
Ketua Tim Verifikator Lapangan, Pretty, menyatakan, "Hari ini kami melaksanakan verifikasi terhadap bank sampah yang telah diajukan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan." Kegiatan ini berlangsung di Bank Sampah Semangka yang beralamat di Jalan Warung Jati Barat IV, RW 05, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Setelah menyelesaikan verifikasi di lokasi ini, tim akan melanjutkan ke kawasan Pesanggrahan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pretty menjelaskan bahwa tujuan utama dari verifikasi lapangan ini adalah untuk menilai tingkat pengelolaan dan pengolahan sampah yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab individu terhadap lingkungan sekitar.
Lebih lanjut, Pretty menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya pengolahan sampah. Ia mengungkapkan, "Pengelolaan sampah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat yang peka terhadap kebersihan lingkungan."
Menurutnya, keberadaan bank sampah bukan hanya sekadar kompetisi untuk menjadi yang terbaik, melainkan sebagai bukti nyata bahwa warga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Ia menambahkan, Pengolahan sampah yang baik bahkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Lurah Kalibata, Herman, juga memberikan komentarnya mengenai Bank Sampah Semangka. Ia menjelaskan bahwa bank sampah ini telah beroperasi sejak tahun 2021 dan kini memiliki lebih dari 50 nasabah. Di Bank Sampah Semangka, selain mengelola sampah anorganik, juga terdapat kegiatan pengolahan sampah organik, yang menjadi nilai tambah bagi pengelolaan di lokasi tersebut.
"Kami optimis dapat meraih hasil yang terbaik, dan kami bertekad menjadikan Bank Sampah Semangka ini sebagai contoh pengelolaan yang baik untuk sembilan bank sampah lainnya di wilayah ini," ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat bahwa terdapat lebih dari 3.000 bank sampah yang tersebar di lima kota di Jakarta, sebagai usaha untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.
ANTARA
Bank Sampah Semangka, Contoh Pengelolaan Sampah yang Baik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







