JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan baru-baru ini mengadakan pelatihan bagi pelaku Wirausaha Industri Baru (WUIB) yang berfokus pada bidang fesyen. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan agar para peserta dapat mengembangkan usaha mereka di sektor tersebut. Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Parulian Tampubolon, mengungkapkan bahwa setiap sesi pelatihan dapat menampung sebanyak 40 peserta. "Kami berharap pelatihan ini dapat memberi manfaat maksimal bagi mereka yang terlibat," kata Parulian saat dihubungi di Jakarta pada hari Kamis. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di berbagai lokasi, termasuk di kantor kecamatan, kelurahan, serta ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan memfasilitasi akses terhadap pelatihan yang bermanfaat. Fajar Fadriansyah, Kepala Satuan Pelaksana PPKUKM Kecamatan Pasar Minggu, menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengembangkan bisnis mereka lebih lanjut atau bahkan memulai usaha baru dalam industri fesyen. "Dengan kemampuan yang diperoleh, mereka juga dapat mengurangi pengeluaran keluarga dengan cara membuat pakaian sendiri," jelas Fajar di Aula Kantor Kecamatan Pasar Minggu. Dalam program pelatihan, peserta diajarkan berbagai teknik penting, yang meliputi teknik pembuatan pola, teknik menjahit, dan teknik untuk hasil akhir, atau yang sering disebut dengan *finishing*. Pada hari terakhir pelatihan, setiap peserta diwajibkan untuk menampilkan hasil karyanya dalam sebuah peragaan busana atau *fashion show* dengan mengenakan pakaian yang telah mereka buat selama pelatihan. Tidak hanya itu, di akhir kegiatan, para peserta juga mendapatkan sarana pendukung untuk usaha mereka, berupa mesin jahit yang diberikan secara gratis. Pelatihan di bidang fesyen ini diikuti oleh 40 JakPreneur yang merupakan binaan Satpel PPKUKM Kecamatan Pasar Minggu dan dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 19 hingga 22 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pengembangan keterampilan wirausaha di bidang fesyen di wilayah Jakarta Selatan. ANTARA