PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dislutkan Kalteng) merilis data terbaru mengenai perbandingan harga tingkat eceran produk perikanan di wilayah Kalteng. 

Berdasarkan data per-tanggal 20 Agustus 2024, Kabupaten Pulang Pisau mencatat, harga udang galah berada di posisi terendah dibandingkan dengan wilayah lainnya di Kalteng.

"Harga yang lebih rendah ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ketersediaan stok yang melimpah, tingkat permintaan lokal dan biaya distribusi yang lebih rendah di wilayah tersebut," ujar Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir Dislutkan Provinsi Kalteng, Zur Rawdoh, Kamis, 22 Agustus 2024.

Data ini, kata Zur Rawdoh, menjadi penting bagi pelaku usaha perikanan dan konsumen untuk memahami dinamika pasar serta menentukan strategi ekonomi yang tepat.

"Selain itu, informasi mengenai harga ini juga bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung stabilitas harga, serta kesejahteraan para nelayan dan pembudidaya perikanan," ucap Zur Rawdoh.

"Harga udah galah Kabupaten Pulang Pisau Rp100.000/kg, sedangkan wilayah lainnya di atas itu," tambahnya.

--page

Data ini, kata Zur Rawdoh, mencakup berbagai komoditas seperti ikan air tawar, ikan laut, hingga hasil perikanan lainnya seperti udang dan kepiting. 

"Perbandingan harga tersebut memberikan gambaran tentang fluktuasi harga di setiap daerah, menjadi acuan penting bagi pelaku usaha perikanan, konsumen, serta pemerintah dalam mengambil keputusan terkait ekonomi dan perdagangan sektor perikanan untuk kesejahteraan nelayan," tutupnya. (MARINI/Y)