MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengingatkan para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Medan untuk tidak sekadar fokus dalam mengejar prestasi lomba semata. Menurutnya, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar, yaitu meningkatkan minat masyarakat dalam membaca *Al Quran*. Setelah melakukan pengukuhan pengurus LPTQ Kota Medan untuk periode 2024-2028, Bobby menegaskan pentingnya pengurus LPTQ agar tidak hanya terlibat dalam perlombaan- perlombaan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di berbagai tingkatan, baik kota maupun provinsi. Lebih dari itu, kata Bobby, pengurus harus berperan aktif dalam mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan mengamalkan makna yang terkandung dalam Al Quran. Lebih lanjut, ia menginginkan organisasi LPTQ dapat dihidupkan di seluruh 21 kecamatan dan 151 kelurahan di kota ini. Dengan cara tersebut, akan lebih mudah untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat dalam memahami nilai-nilai yang terdapat dalam Al Quran. “Jika organisasi ini bisa dihidupkan di tingkat kecamatan maupun kelurahan, pembinaan terhadap warga Kota Medan akan lebih efektif,” ungkapnya. Acara pengukuhan juga diisi dengan pembacaan ikrar yang diikuti dengan penandatanganan surat keputusan oleh Wali Kota Medan. Bobby percaya bahwa apabila upaya pengembangan membaca Al Quran dilaksanakan dengan serius, hal ini dapat berkontribusi dalam mengurangi perilaku negatif di kalangan anak-anak. Ketua Umum LPTQ Kota Medan, Muhammad Sofyan, pada kesempatan itu menyatakan komitmennya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sebaik mungkin. Ia menjelaskan, "Kami yang dilantik hari ini memiliki tekad untuk meningkatkan pembinaan serta kualitas seni membaca Al Quran di Kota Medan. Selain itu, kami juga akan berupaya melestarikan minat baca Al Quran di kalangan masyarakat." Susunan pengurus LPTQ Kota Medan untuk periode 2024-2028 mencakup Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan sebagai Ketua Umum. Wakil Ketua I dijabat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, sementara Wakil Ketua II dipegang oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Pembentukan pengurus ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi yang baik dan mendalam dalam bidang pendidikan dan pengembangan *tilawatil* yang lebih berkelanjutan di Kota Medan. ANTARA