JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Yos Paguno telah resmi mengambil formulir pendaftaran untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Perbasi untuk periode 2024-2028. Proses pengambilan formulir berlangsung di Kantor Perbasi yang berlokasi di GBK Arena, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis. Dalam penyampaian resmi yang diterima pada hari yang sama, Sekretaris Jenderal PP Perbasi, Nirmala Dewi, hadir mewakili Ketua Tim Penjaringan Setia Dharma Madjid yang tidak dapat hadir saat pengambilan formulir oleh Yos Paguno. Motivasi Yos Paguno untuk mencalonkan diri berakar pada keinginannya untuk memperbaiki kondisi organisasi di lapangan. Ia mencatat bahwa pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di berbagai daerah masih memerlukan perhatian lebih. “Tugas kami di PP adalah mendorong pengurus provinsi untuk mengadakan Kejurprov yang diikuti oleh pengurus kota dan pengurus kabupaten, karena selama ini pembinaan di tingkat bawah masih kurang,” ungkap Yos. Yos Paguno bukanlah sosok asing dalam dunia basket. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Perbasi Jakarta Timur pada periode 2015-2017 dan Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta dari tahun 2017 hingga 2022. Pengalamannya dalam mengelola tim juga sangat terlihat saat ia menjabat sebagai manajer tim nasional basket wanita U-16 di Kejuaraan FIBA Asia U-16 Women pada tahun 2015. Sebagai pemimpin Pengprov Perbasi DKI Jakarta, dia telah rutin menyelenggarakan Kejurprov setiap tahun serta mendorong penyelenggaraan kejuaraan di pengkot yang ada di DKI Jakarta. Upayanya membuahkan hasil, di mana setiap tahun tim DKI Jakarta berhasil meraih prestasi dalam kategori usia muda, mulai dari U-12 hingga U-18. Prestasi puncaknya terjadi ketika Yos berhasil membawa tim basket DKI Jakarta meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada tahun 2020. Dalam kompetisi tersebut, tim DKI Jakarta berhasil meraih dua medali emas di nomor 5x5 putra dan 3x3 putri serta dua medali perunggu di nomor 5x5 putri dan 3x3 putri. Tim DKI Jakarta berhasil mengungguli Jawa Timur yang menempati posisi kedua dengan satu medali emas dan dua perunggu. Yos menjelaskan bahwa masa pembinaan menjadi aspek yang sangat penting. “Penting untuk mengedepankan pembinaan yang bersifat profesional, sehingga kami akan mengajak ketua umum pengurus provinsi untuk aktif. Kami tidak ingin pengurus provinsi yang dinyatakan aktif ternyata tidak pernah mengadakan kejuaraan di wilayah mereka,” tegas Yos. Selain prestasinya dalam organisasi di dunia basket, Yos Paguno juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Permias, yakni Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat yang berlokasi di Seattle, Washington State, pada tahun 1990. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Ketua Umum OSIS di SMA Labschool pada periode 1985-1986 dan di SMP Labschool pada periode 1982-1983. Di samping itu, Yos berkomitmen untuk menghidupkan kembali liga basket putri. Liga basket putri sebelumnya dikenal dengan nama *Women's National Basketball League* (WNBL) dari tahun 2011 hingga 2015, kemudian berganti menjadi *Women's Indonesia Basketball League* (WIBL) pada tahun 2016, dan diakhiri dengan *Srikandi Cup* antara tahun 2017 dan 2019. Kompetisi tersebut tidak dilanjutkan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, dan sampai saat ini belum ada kompetisi basket putri yang digelar. “Dulu, klub-klub dengan tim wanita harus patungan untuk menggelar Srikandi Cup, termasuk klub saya, Tanago Friesian Jakarta,” jelas Yos. ANTARA