JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Polda Metro Jaya menginformasikan bahwa tidak ada pengunjuk rasa yang ditangkap dalam aksi penolakan RUU Pilkada yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI pada hari Kamis. Hal tersebut dinyatakan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi. “Tidak ada yang diamankan,” ucap Ade Ary dengan tegas. Keterangan ini disampaikan berkaitan dengan pernyataan anggota DPR RI, Adian Napitupulu, yang menyebut adanya 26 demonstran yang ditangkap oleh pihak kepolisian. Menanggapi hal tersebut, Ade Ary menjelaskan bahwa pihaknya akan memverifikasi informasi tersebut lebih lanjut. “Kami akan memastikan lagi, saat ini kami belum mendapat informasi terkait hal itu. Namun, situasi di lapangan saat ini masih terkendali,” tambahnya. Ade Ary juga mengungkapkan bahwa pemantauan terhadap aksi demonstrasi tersebut berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali, serta semua potensi kerusuhan dapat diatasi. “Proses pengamanan berjalan lancar, dan potensi gangguan ketertiban serta keamanan dapat dikelola dengan baik melalui komunikasi bersama berbagai *stakeholder* yang terlibat dalam pengamanan ini,” tuturnya. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengamanan, terutama terkait dengan kerusakan fasilitas umum yang mungkin terjadi selama aksi berlangsung. “Kami akan melaksanakan evaluasi terhadap pengamanan yang telah dilakukan agar pelayanan pada pelaksanaan selanjutnya dapat lebih optimal,” ungkapnya. Dalam perkembangan lain, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, diketahui menemui sejumlah demonstran yang terlibat dalam aksi penolakan RUU Pilkada di Gedung DPR RI. Adian menyapa para demonstran yang berada di pos polisi Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dia menegaskan akan mengadvokasi mereka yang ditangkap. “Ada mahasiswa dan orang-orang dari LBH yang saya temui. Tadi saya juga sempat bertemu di dalam mobil yang berada di gerbang DPR sebelah kiri. Mereka akan dibawa ke Polda Metro Jaya. Sebagian lainnya berencana dibawa ke Polres,” jelas Adian. “Total yang saya temui di sini ada sebelas orang, dan di sana (gerbang DPR sebelah kiri) ada empat belas. Jadi total ada 26 orang. Saya sudah mencatat nama-nama mereka yang ada di dalam,” tambahnya. Keterangan ini menegaskan akan adanya respons dari pihak legislatif terhadap situasi yang terjadi selama aksi penolakan tersebut. ANTARA