BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, bersama Ketua Tim Penggerak PKK provinsi setempat, Hj Raudhatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Karate. Acara ini diadakan di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin dan diikuti oleh 2.703 atlet dari berbagai daerah. Kejuaraan ini berlangsung dari tanggal 20 hingga 25 Agustus 2024. Dalam sambutannya, Gubernur Sahbirin Noor mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat para karateka muda yang berpartisipasi dalam kejuaraan bergengsi tersebut, yang bertajuk piala *"Best Of The Best Acil Odah."* Ia menekankan bahwa ajang ini merupakan kesempatan penting untuk memunculkan atlet-atlet karate yang berpotensi besar dan nantinya mampu mengangkat nama Kalimantan Selatan di pentas nasional maupun internasional. Gubernur berharap agar kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk membina dan menemukan bakat-bakat baru di dunia karate. Ia menyatakan, "Mudah-mudahan melalui kejurprov ini dapat melahirkan atlet yang berbakat yang mampu mewakili Kalsel ke ajang nasional maupun internasional." Dalam pandangan Gubernur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga, termasuk karate. Ia menyampaikan bahwa pemprov akan berupaya menyediakan fasilitas yang memadai serta dukungan yang diperlukan dalam pembinaan atlet. Selain itu, ia menegaskan pentingnya penyelenggaraan event-event olahraga secara berkala dan berkualitas. Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa kejuaraan ini bukan hanya tentang meraih medali semata. Ia menilai bahwa kompetisi juga merupakan kesempatan bagi para peserta untuk menguatkan karakter dan mentalitas. "Saya menekankan bahwa dalam setiap kompetisi, hasil akhir memang penting, tetapi yang lebih penting adalah proses yang dijalani. Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi, namun yang akan dikenang adalah bagaimana kita bertanding dengan penuh semangat, *fair play*, dan menjaga nama baik daerah masing-masing," ujarnya. Gubernur juga mengapresiasi dukungan yang datang dari berbagai kontingen. Dalam kejuaraan ini, terdapat 58 kontingen yang berpartisipasi, terdiri dari 13 kabupaten/kota yang diwakili oleh FORKI, 10 pengurus perguruan instansi, serta 33 dojo yang tersebar di Kalimantan Selatan. Kehadiran kontingen dari TNI dan Polri juga turut menyemarakkan acara. ANTARA