DENPASAR –
**Borneonews - Klungkung, Bali**, Jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana secara resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang berlangsung di empat lokasi yang menjadi sasaran program pada tahun 2024. Upacara penutupan ini dipimpin oleh Brigjen TNI Hartono, yang membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung, Bali. Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pangdam IX/Udayana menyatakan, “Pada hari ini, TNI Manunggal Membangun Desa ke-121 Tahun Anggaran 2024, secara resmi saya nyatakan ditutup.” Pada kesempatan tersebut, Pangdam menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan TMMD ke-121, jajaran Kodam IX/Udayana telah berhasil menyelesaikan sembilan sasaran fisik. Empat Satuan Tugas TMMD telah terlibat di daerah Kabupaten Sikka dan Belu di Nusa Tenggara Timur (NTT), Lombok Timur yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Klungkung di Bali. Sasaran fisik yang diwujudkan meliputi pembangunan jalan, perbaikan sarana irigasi, dan rehabilitasi rumah ibadah. Tema dari kegiatan TMMD kali ini adalah “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah.” Program ini merupakan inisiatif lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian, serta lembaga pemerintah lainnya dan melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Selain kegiatan fisik, TMMD ke-121 juga mencakup kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan dan sosialisasi. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi berbagai isu penting seperti penanggulangan stunting, keluarga berencana, pertanian, bahaya penyalahgunaan narkoba, hukum dan ketertiban masyarakat, serta bela negara. Semuanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia di daerah sasaran. Pangdam Udayana juga menerangkan bahwa dalam pelaksanaan TMMD ke-121, setiap Satuan Tugas diharuskan melaksanakan sasaran tambahan. Ini merupakan bagian dari program unggulan KSAD yang mencakup TNI AD Manunggal Air, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, kolaborasi dengan alam, serta percepatan penurunan angka stunting. Semua upaya ini ditujukan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pangdam IX/Udayana mengekspresikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten/Kota atas dukungan mereka terhadap program ini. Dia juga memberikan penghargaan kepada media yang telah menjalankan tugas publikasi terkait TMMD, yang bertujuan untuk memberi wawasan kepada masyarakat bahwa TNI siap hadir untuk membantu mengatasi permasalahan sosial. Ucapan terima kasih disampaikannya juga kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, beserta masyarakat setempat. Sinergi, kerja sama, dan gotong royong yang terjalin di antara semua pihak memungkinkan pelaksanaan TMMD berlangsung dengan aman, lancar, dan tepat waktu. Selanjutnya, hasil dari program TMMD ini akan diserahkan kepada pemerintah daerah agar bisa dirawat dan dimanfaatkan bersama, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan. Penutupan kegiatan TMMD ke-121 juga ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan berita acara, serta penyerahan hasil program kepada Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, oleh Dandim Klungkung selaku Dansatgas. Tidak ketinggalan, penyerahan bingkisan dan kunci simbolis dari rehabilitasi rumah tidak layak huni juga dilakukan oleh Kasdam IX/Udayana kepada warga setempat. Setelah upacara, Kasdam IX/Udayana bersama para tamu undangan berkesempatan untuk meninjau lokasi hasil pembangunan fisik berupa jalan beton dan senderan. Upacara penutupan serupa juga dilaksanakan di daerah lain yang turut melaksanakan TMMD, dipimpin oleh Pejabat Korem setempat. ANTARA