JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Berbagai peristiwa signifikan di dunia politik Indonesia terjadi pada hari Kamis, 22 Agustus, yang meliputi pembatalan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada, serta pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait Anies Baswedan dalam konteks Pilkada Jakarta 2024. Salah satu berita utama yang perlu disorot adalah kepastian dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengungkapkan bahwa pengesahan RUU Pilkada batal. Ia menegaskan bahwa putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pelaksanaan pilkada tetap berlaku. Dasco memastikan bahwa pada saat pendaftaran calon kepala daerah pada 27 Agustus 2024, aturan yang ditetapkan oleh MK akan diterapkan secara tegas. Dalam berita lain, Megawati Soekarnoputri kembali menarik perhatian dengan pernyataannya yang mempertanyakan alasan mengapa dirinya diminta untuk mendukung Anies Baswedan. Hal ini terjadi seiring dengan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang lebih dulu melakukan konsultasi dengan DPR RI untuk menindaklanjuti dua putusan MK tentang ambang batas pencalonan serta batas usia dari calon kepala dan wakil kepala daerah dalam Pilkada 2024. KPU RI, melalui Ketua Mochammad Afifuddin, menjelaskan bahwa surat telah dikirimkan kepada DPR RI pada hari Rabu, 21 Agustus, sebagai langkah menindaklanjuti putusan MK tersebut sebelum mereka menetapkan revisi terhadap Peraturan KPU (PKPU) mengenai pencalonan kepala daerah. Selain itu, KPU juga telah menetapkan hasil Pemilu 2024 setelah adanya putusan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) jilid 2 dari Mahkamah Konstitusi. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Nomor 1192 Tahun 2024, yang mencakup perubahan ketiga atas keputusan sebelumnya mengenai hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Di sisi lain, Partai Golkar juga mengalami perubahan organisasi, dengan ditunjuknya Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar untuk periode 2024-2029. Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta Barat. Dalam konteks hubungan internasional, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Turki, Ya?ar Güler, di Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung selama hampir satu jam, di mana keduanya membahas berbagai isu terkait pertahanan dan keamanan, serta menjajaki peluang untuk memperluas kerja sama di sektor-sektor lainnya di luar bidang pertahanan. ANTARA