**Borneonews - Jakarta**, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan betapa pentingnya peran tanah dalam konteks pembangunan. Saat memberikan penjelasan di Jakarta, ia menyebutkan, Tanah merupakan salah satu faktor produksi yang sangat krusial. Dalam berbagai proyek pembangunan, kita harus memastikan bahwa tidak ada masalah dengan tanah yang akan digunakan, serta tata ruangnya harus jelas.
Kejelasan dalam tata ruang, menurut Menteri yang akrab disapa AHY ini, harus mencakup semua kepentingan masyarakat. Ia menjelaskan pentingnya zonasi, seperti area yang diperuntukkan bagi industri, perkebunan, tempat tinggal, serta lahan pertanian. Tidak seharusnya semuanya hanya dikonversi menjadi bangunan beton tanpa memperhatikan peta zonasi yang ada, tegasnya.
Menteri AHY juga menekankan perlunya memastikan bahwa tidak ada tanah yang dibiarkan tidak produktif. Pemanfaatan tanah oleh masyarakat harus dilakukan secara optimal. Tanah harus dianggap sebagai aset yang bekerja, artinya harus berfungsi dengan baik dalam konteks pembangunan, ujarnya.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, kepastian hukum mengenai hak atas tanah harus diwujudkan agar masyarakat merasa aman dan terlindungi. Salah satu langkah penting adalah melalui proses sertifikasi tanah. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik pertanahan, yang sering kali melibatkan tindakan mafia tanah.
Tidak ada satu pun masyarakat yang layak diperlakukan dengan tidak adil. Kami tidak bisa membiarkan adanya tanah yang dijahati oleh pihak yang mengaku memiliki hak yang tidak sah. Kita perlu mengatur dan bertindak tegas dalam hal ini, jelas AHY lebih lanjut.
Dengan tercapainya kepastian hukum di bidang pertanahan, ini diharapkan dapat menarik minat investasi ke Indonesia. Investasi akan datang jika ada kepastian hukum terkait hak atas tanah. Oleh karena itu, tata ruang dan pengaturan tanah akan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi dan transformasi di negara kita, ucapnya.
Pemerataan pembangunan tetap menjadi fokus utama di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dalam setiap aspek pembangunan, tanah memiliki peranan yang sangat vital dalam mendirikan infrastruktur. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kini tengah mengupayakan agar tanah di seluruh Indonesia tetap produktif dan selaras dengan rencana penataan ruang yang sudah disusun.
ANTARA
Pentingnya Kepastian Hukum Tanah untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







