JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Analis yang beroperasi di MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, atau yang akrab disapa Didit, memberikan analisis terkait pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ia menyampaikan bahwa saat ini IHSG belum mampu menembus level 7.594 yang berfungsi sebagai *resistance* terdekat. Dengan kondisi ini, IHSG diperkirakan berada pada fase awal *wave* [ii] dari *wave* 3, yang menunjukkan potensi adanya kelanjutan koreksi. Menurut Didit, IHSG berpotensi menguji level antara 7.304 hingga 7.465, yang juga berfungsi untuk menutup beberapa area *gap* yang ada. Level *support* saat ini berada di angka 7.372 atau 7.207, sementara level *resistance* di kisaran 7.610 hingga 7.654. Ia mengungkapkan pandangannya dalam laporan MNC Sekuritas Daily Scope Wave, pada hari Jumat. Berikut adalah beberapa rekomendasi saham yang menarik untuk diperhatikan dalam perdagangan pada hari ini: 1. **PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)** INDF tercatat mengalami penguatan sebesar 0,38 persen, menyentuh level 6.650. Pergerakan saham ini didorong oleh volume pembelian yang cukup signifikan. Saat ini, INDF diperkirakan berada di akhir *wave* i dari *wave* (iii) pada label hitam, atau di fase akhir *wave* (iii) pada label merah. Akibatnya, ada kemungkinan penguatan INDF akan mengalami keterbatasan dan berpotensi berbalik arah. - Rekomendasi: *Buy on Weakness* - Target Harga: 6.750 atau 6.875 - Stoploss: Di bawah 6.200 2. **PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)** LSIP mengalami penurunan sebesar 1,69 persen hingga mencapai level 875, didukung oleh volume penjualan yang dominan. Diperkirakan saat ini LSIP berada pada bagian dari *wave* (b) dari *wave* [iii] di label hitam, atau berada di *wave* (ii) dari *wave* [c] pada label merah. - Rekomendasi: *Buy on Weakness* - Target Harga: 930, 960 - Stoploss: Di bawah 820 3. **PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)** MTEL mencatatkan penurunan sebesar 0,75 persen, berada di level 665 dengan adanya tekanan volume penjualan. Meskipun begitu, koreksi ini masih tertahan oleh MA200. Saat ini, MTEL diprediksi berada pada bagian dari *wave* (c) dari *wave* [ii], menunjukkan risiko melanjutkan koreksi lebih lanjut. - Rekomendasi: *Buy on Weakness* - Target Harga: 700 atau 745 - Stoploss: Di bawah 610 4. **PT Mayora Indah Tbk (MYOR)** MYOR juga mengalami koreksi sebesar 1,52 persen, menembus level 2.600 dengan dominasi volume penjualan. Diperkirakan, MYOR saat ini berada di fase awal *wave* [b] dari *wave* B pada label hitam, atau di *wave* (ii) dari *wave* 1 di label merah. - Rekomendasi: *Buy on Weakness* - Target Harga: 2.740 atau 2.830 - Stoploss: Di bawah 2.390 Sementara itu, berdasarkan catatan di pasar, pada perdagangan hari Kamis, tercatat bahwa investor asing melakukan pembelian bersih senilai Rp1,26 triliun di keseluruhan pasar dan sebesar Rp1,59 triliun di pasar reguler. Namun, di sisi lain, terdapat catatan penjualan bersih sejumlah Rp328,03 miliar yang terjadi di pasar negosiasi dan pasar tunai. ANTARA