JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pangkalan Utama TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare di Jayapura melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut. Kolaborasi ini ditandai dengan pembukaan lahan pertanian seluas 7,5 hektare yang dikelola oleh masyarakat asli Papua (OAP) untuk penanaman umbi-umbian dan jagung. Bibit tanaman tersebut diperoleh dari Pemkab Jayapura melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Dalam acara tersebut, Asisten Potensi Dirgantara TNI Angkatan Udara, Marsda TNI Andi Wijaya, menekankan bahwa kegiatan penanaman ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan penuh konsistensi. Ia mendesak para petani untuk tetap bersemangat dalam menjalankan aktivitas pertanian agar hasil panen, baik umbi maupun jagung, dapat optimal. Menurut Andi Wijaya, alokasi lahan pertanian milik Lanud bagi masyarakat merupakan salah satu bentuk dukungan dari TNI Angkatan Udara terhadap program ketahanan pangan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran TNI Angkatan Udara di Papua berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat serta membantu menjaga ketahanan pangan dengan penanaman umbi dan jagung. Andi Wijaya juga menjelaskan bahwa umbi-umbian dan jagung merupakan makanan lokal yang penting bagi masyarakat Papua, sehingga perlunya pelestarian terhadap tanaman tersebut. Ia berharap dengan adanya penanaman ini, masyarakat tidak harus lagi membeli beras, melainkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dari hasil pertanian, bahkan bisa menjualnya di pasar untuk tambahan penghasilan. Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura, Suliyono, memberikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif Lanud Silas Papare. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa bibit jagung yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk ditanam, sehingga hasilnya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan perekonomian mereka melalui penjualan di pasar. Saat ini, terdapat 52 petani yang telah terdaftar dan sedang mengelola lahan pertanian milik Lanud tersebut. Mereka menanam umbi, jagung, cabai, dan tomat dengan tujuan untuk menjaga ketahanan pangan di daerah setempat. Dalam acara tersebut, Aspotdirga Kasau Marsda TNI Andi Wijaya juga memberikan bantuan secara simbolis berupa 150 kursi kepada petani, yang akan digunakan untuk melaksanakan ibadah di gereja. ANTARA