BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, PT Tangerang Nusantara Global (TNG) mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi publik menuju Tangerang Digital Festival (Digifest) yang diadakan di Alun-Alun Ahmad Yani. Dalam kesempatan ini, mereka menekankan pentingnya memanfaatkan sistem informasi transportasi publik, *Public Transport Information System* (PTIS), untuk memonitor keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo, yang akrab disebut Tayo. Muhammad Rizal, Direktur Utama PT TNG, menyatakan bahwa penggunaan transportasi publik akan turut mengurangi tingkat kemacetan, mengingat antusiasme masyarakat untuk menghadiri festival ini sangat tinggi. Menurutnya, "Bus Tayo akan tersedia selama acara berlangsung untuk mempermudah akses masyarakat. Tarif yang ditawarkan juga sangat terjangkau dan dapat dibayar menggunakan uang elektronik." Selain itu, PT TNG juga melaksanakan sosialisasi mengenai PTIS, yang memberikan informasi mengenai mobilitas atau lokasi Bus Tayo secara *real time*. "Melalui sistem ini, masyarakat bisa mengetahui posisi terbaru Bus Tayo dan estimasi waktu kedatangannya di setiap halte," ungkap Rizal. Selama berlangsungnya Digifest, PT TNG juga mengedukasi masyarakat mengenai aplikasi Trans Tangerang Tayo, yang dapat diakses oleh semua pengguna. "Kami berharap PTIS segera terwujud dan memberikan manfaat bagi seluruh pengguna Bus Tayo di Kota Tangerang," tambahnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat untuk menggunakan Bus Tayo sangatlah besar. Pada semester pertama, jumlah penumpang tercatat mencapai 410.815 orang. Bus Tayo memiliki armada sebanyak 40 unit yang tersebar di empat koridor yang menghubungkan berbagai wilayah di Kota Tangerang. Tarif per perjalanan sangat terjangkau, yakni Rp2.000. Keempat koridor Bus Tayo meliputi: koridor satu yang menghubungkan Poris Plawad dengan GOR Jatiuwung-Jatake, koridor dua menghubungkan Poris Plawad dengan Cibodas, koridor tiga antara Ciledug dan Tangcity, serta koridor empat yang menghubungkan Cadas dengan Pintu Masuk M1 Bandara Soekarno-Hatta. Masing-masing koridor dilengkapi dengan 10 armada, sehingga penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama. BRT Tayo beroperasi setiap hari pada jam 05.00 hingga 19.00 WIB. Setiap bus memiliki kapasitas penumpang antara 25 hingga 30 orang, serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti pendingin udara penuh (*full AC*), sistem pemutar musik, pengawasan CCTV, dan pintu otomatis. ANTARA