**Borneonews - Ankara**, Sebanyak 27 organisasi kemanusiaan telah mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan bahwa perintah evakuasi terbaru dari Israel telah memaksa ribuan warga sipil di Gaza untuk mengungsi kembali. Pernyataan ini dikeluarkan pada Kamis (22/8).
Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa terjadi gerakan pengungsian massal yang mencakup keluarga dan para pekerja kemanusiaan dari daerah Deir al-Balah. Daerah ini merupakan satu-satunya wilayah yang tersisa di Jalur Gaza dengan infrastruktur penting serta tempat penyimpanan pasokan bantuan.
Beberapa lembaga swadaya masyarakat yang turut serta dalam pernyataan tersebut antara lain termasuk *Save the Children*, *Oxfam*, *Doctors Without Borders* (MSF), *Mercy Corps*, *Islamic Relief*, serta Dewan Pengungsi Denmark. Dalam pernyataan itu, mereka menekankan bahwa warga sipil Palestina telah dipaksa untuk mengungsi berkali-kali sejak bulan Oktober 2023, termasuk pekerja dari minimal 24 organisasi nonpemerintah yang juga terpaksa melarikan diri.
Lebih lanjut, mereka menjelaskan bahwa gudang penyimpanan bantuan terletak di dalam area yang telah mendapat perintah evakuasi, sehingga mengakibatkan adanya pemindahan secara paksa. Organisasi-organisasi tersebut juga menyoroti bahwa perintah evakuasi yang dikeluarkan pada tanggal 13, 15, 16, dan 21 Agustus telah mengganggu jalannya operasi bantuan yang sangat dibutuhkan.
Kondisi ini, menurut mereka, akan mengancam kemampuan untuk mendistribusikan vaksin polio yang sangat diperlukan, begitu vaksin tersebut tiba di Gaza. Jeremy Stoner, Direktur Regional *Save the Children* untuk Timur Tengah, menegaskan bahwa sangat sulit untuk menjalankan kampanye yang efektif dan menjangkau anak-anak yang sangat membutuhkan vaksinasi dalam situasi seperti ini.
Di sisi lain, Sally Abi Khalil, Direktur Regional *Oxfam* untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, menunjukkan keprihatinan bahwa Deir al-Balah, yang sebelumnya dinyatakan sebagai zona kemanusiaan, kini mengalami serangan bombardir. Ia juga mengecam tindakan pengusiran yang terus berlanjut terhadap warga Palestina di Gaza.
Khalil menekankan bahwa Israel, sebagai kekuatan pendudukan, memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemenuhan kebutuhan kemanusiaan bagi penduduk yang berada di wilayahnya.
ANTARA
Perintah Evakuasi Israel Memaksa Ribuan Warga Sipil Gaza Mengungsi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







