**Borneonews - Semarang**, Pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) mengunjungi kediaman almarhum dokter Aulia Risma Lestari yang terletak di Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan kunjungan kedua setelah pihak fakultas sebelumnya turut mengantar jenazahnya pasca penemuan almarhumah.
Wakil Dekan FK Undip, dr. Nuryanto, menyampaikan, "Kunjungan ini menunjukkan komitmen kami dalam memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhumah." Dalam acara yang berlangsung pada malam hari, Kamis (22/8), kunjungan ini dipimpin oleh Dekan FK Undip, Dr.dr. Yan Wisnu Prajoko.
Kedatangan mereka di kediaman dokter Aulia juga dihadiri oleh lima pimpinan dari FK Undip serta seorang alumni senior. Pertemuan tersebut berlangsung dengan kehangatan, di mana pihak fakultas bertemu dengan perwakilan keluarga mendiang dan kuasa hukumnya, serta melaksanakan ziarah ke makam almarhumah.
"Komunikasi berjalan dengan baik selama pertemuan. Kami ingin menunjukkan empati kepada keluarga yang tengah berduka. Kehilangan ini juga dirasakan oleh kami," lanjut Nuryanto, yang juga merupakan bagian dari tim adhoc FK Undip.
Dokter Aulia Risma diketahui merupakan mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Undip dan ditemukan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri pada Senin malam (12/8) di kamar kosnya di Lempongsari, Gajahmungkur, Semarang. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan terkait penyebab kematiannya.
Dalam mendukung proses penyelidikan, pihak FK Undip juga aktif memberikan keterangan yang diperlukan kepada kepolisian. "Kami telah berkoordinasi dan memberikan informasi tentang almarhumah selama masa perkuliahan, ungkap Nuryanto.
ANTARA
Dukungan Pimpinan FK Undip untuk Keluarga Dokter Aulia Risma
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







