**Borneonews - Jakarta**, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengumumkan bahwa Duta Besar AS untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Yohannes Abraham, akan segera menyelesaikan masa jabatannya dalam waktu dekat.
Seorang pejabat AS dalam pernyataannya menyatakan, "Kami mengucapkan terima kasih atas upayanya dalam memperkuat kemitraan antara ASEAN dan AS." Pernyataan tersebut diterima oleh publik pada hari Jumat.
Yohannes Abraham dilantik sebagai Duta Besar AS untuk ASEAN pada bulan September 2022 setelah mendapatkan konfirmasi tanpa penolakan dari Senat AS.
Selama masa jabatannya, pejabat tersebut mengungkapkan bahwa hubungan antara Amerika Serikat dan ASEAN telah mengalami perluasan dan pendalaman yang signifikan. Salah satu pencapaian penting adalah peningkatan hubungan AS-ASEAN menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, yang telah dinegosiasikan oleh Abraham.
"Penting untuk dicatat bahwa baik AS maupun ASEAN telah menaikkan prioritas kerja sama dalam isu-isu krusial seperti lingkungan hidup dan perubahan iklim, keamanan kesehatan, keamanan energi, serta hak asasi manusia. Selain itu, kami juga memperluas kerja sama dengan ASEAN dalam bidang siber dan pertahanan," tambah pejabat AS tersebut.
Pejabat tersebut menekankan bahwa Amerika Serikat secara resmi mendukung Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik, yang menekankan isu utama seperti kerja sama kelautan dan konektivitas selama masa jabatan Abraham.
Menurut Menteri Luar Negeri AS, Antony J. Blinken, ASEAN merupakan inti dari Strategi Indo-Pasifik Amerika Serikat. "Kami berkomitmen penuh terhadap sentralitas ASEAN," ujarnya dalam konferensi menteri pasca-ASEAN dengan Amerika Serikat di Laos pada tanggal 27 Juli lalu.
Blinken juga menyatakan, "Ini berarti kami akan terus bekerja dalam kerangka ASEAN untuk menghadapi tantangan terbesar sambil memanfaatkan peluang yang kami anggap hampir tidak terbatas."
Lebih lanjut, Ia menyoroti dukungan kuat terhadap Pandangan ASEAN mengenai Indo-Pasifik, yang memiliki prinsip-prinsip mendasar yang sejalan dengan strategi mereka sendiri.
Dalam kesempatan ini, pejabat AS tersebut juga mencatat bahwa Duta Besar Abraham telah meluncurkan Pusat ASEAN di Amerika Serikat serta berkontribusi terhadap pertumbuhan program-program antar individu yang penting, seperti Inisiatif Pemimpin Muda Asia Tenggara (YSEALI).
Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, berpendapat bahwa Duta Besar Abraham adalah salah satu diplomat paling proaktif di kawasan ini dan seorang advokat ulung bagi AS. Ia menambahkan, "Selama masa jabatannya, beliau telah memberikan kontribusi positif terhadap upaya pembangunan Komunitas ASEAN, terutama dalam mempercepat Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-AS."
Ia juga mengungkapkan bahwa berkat dedikasi dan usaha tanpa henti Duta Besar Yohannes, ia berhasil mengorganisir kunjungan kerja perdana Sekretaris Jenderal ASEAN ke AS pada tanggal 10-13 Juni 2024.
Duta Besar Abraham juga mengungkapkan rasa hormatnya untuk dapat melayani sebagai Duta Besar AS untuk ASEAN. Ia mencatat bahwa selama beberapa tahun terakhir, hubungan antara AS dan ASEAN telah mencapai puncak baru, termasuk peningkatan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif AS-ASEAN, hasil dari upaya bersama seluruh pemerintah AS dan kawasan ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada semua rekan yang membuat ini mungkin," ungkap Duta Besar Abraham dengan tulus.
ANTARA
Duta Besar AS untuk ASEAN Yohannes Abraham Akhiri Masa Jabatan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tujuh WNI yang Diamankan di Kapal MT Global Terkait Narkoba Dilepaskan
Pemda Diminta Antisipasi Kebutuhan Akhir Tahun Melalui Operasi Pasar Bersama Bulog
Polda Kalteng Terima 105 Personel dari Mabes Polri
Rumah Pribadi di Kuala Kapuas Jadi Tempat Berlindung 18 Kucing Terlantar
Pembangunan Jembatan Walter Condrad Kotim Ditarget Rampung Desember 2026
Sastra Tutur Dayak Terancam Terpinggirkan, Masyarakat Diajak Lestarikan Bahasa Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







