**Borneonews - Manado**, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Robert Sianipar, mengumumkan bahwa OJK telah meluncurkan program gerakan nasional yang dikenal dengan nama *Gencarkan*. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan keuangan di daerah tersebut.
Dalam pernyataannya, Robert menekankan bahwa meskipun sudah ada kemajuan signifikan, masih terdapat tantangan besar yang perlu dihadapi, terutama dalam aspek literasi dan inklusi keuangan. Ia mengungkapkan perlunya mengatasi kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang ada.
Literasi keuangan diartikan lebih dari sekadar kemampuan untuk mengenali produk-produk keuangan yang tersedia, tetapi juga mencakup kemampuan masyarakat untuk membuat keputusan finansial yang bijak dan tepat. Hal ini menjadi fundamental untuk menciptakan masyarakat yang mandiri secara finansial.
Lebih lanjut, Robert juga menekankan pentingnya untuk memperhatikan praktek keuangan ilegal yang dapat merugikan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dengan tingkat literasi keuangan yang baik, masyarakat akan lebih mampu melindungi diri mereka dari penipuan serta praktik keuangan yang tidak bertanggung jawab.
"Semakin baik literasi keuangan yang dimiliki, semakin besar peluang bagi masyarakat untuk terhindar dari risiko yang tak perlu. Ini juga akan mendorong mereka untuk memanfaatkan produk dan layanan keuangan yang aman dan tepercaya," ujarnya.
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) juga menjadi acuan dasar dalam upaya pengembangan sektor keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Robert menjelaskan bahwa undang-undang ini memberikan kami tugas untuk terus meningkatkan literasi dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan di seluruh Indonesia.
Sebagai langkah konkret untuk menghadapi tantangan ini, OJK telah menginisiasi kolaborasi antara berbagai kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya dalam rangka mendukung program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Pencanangan *Gencarkan* dilakukan bertepatan dengan Hari Indonesia Menabung, dan menjadi bagian dari program nasional yang dikoordinasikan oleh Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).
Gerakan ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara menyeluruh di Indonesia, dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dalam hal keuangan, sehingga dapat membuat keputusan finansial yang baik dan terhindar dari berbagai bentuk kejahatan keuangan.
"Kami berharap bahwa inisiatif ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif kepada masyarakat. Mari kita bersama-sama menggencarkan upaya ini, sehingga kita dapat membangun masyarakat yang tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan mereka dengan baik," ungkap Robert dengan optimis.
ANTARA
OJK Luncurkan Program Gencarkan untuk Tingkatkan Literasi Keuangan
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







