**Borneonews - Denpasar**, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya, mengungkapkan bahwa Provinsi Bali telah dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan sedang dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Berdasarkan indeks potensi kerawanan yang disusun oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Markas Besar Polri, Bali tergolong dalam kategori tersebut.
Meskipun demikian, Daniel mengingatkan bahwa Polda Bali harus tetap waspada dan tidak meremehkan potensi ancaman yang mungkin terjadi, baik dalam situasi yang aman maupun dalam situasi kontinjensi seperti ancaman teror dan upaya penyanderaan yang mungkin melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Oleh karena itu, dia menyampaikan bahwa Polda Bali telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi pilkada, termasuk melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (*Sispamkota*) yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya.
Selain pemantapan kesiapan personel, Polda Bali juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk KPU, Bawaslu, Badan Intelijen Negara (BIN) Bali, TNI, serta pemerintah daerah dan provinsi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan juga dengan pecalang desa adat.
Daniel mencatat bahwa lebih dari 7.000 personel gabungan telah disiapkan untuk mendukung suksesnya Pilkada di Bali, baik untuk tingkat provinsi maupun kota atau kabupaten. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan, merinci bahwa total personel yang dikerahkan untuk pengamanan Pilkada mencapai 7.521 orang.
Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Polda Bali menyiapkan 2.147 personel. Untuk pengamanan di tingkat kabupaten, Polresta Denpasar akan menugaskan 800 personel, sedangkan Polres Buleleng mengerahkan 760 personel untuk pemilihan bupati. Selain itu, Polres Tabanan mengerahkan 670 personel, Polres Gianyar 650 personel, Polres Karangasem 550 personel, Polres Jembrana 560 personel, Polres Klungkung 460 personel, Polres Bangli 340 personel, dan Polres Badung 550 personel.
Selama proses pemungutan suara, personel Polda Bali akan disebar untuk membantu (BKO) sesuai dengan permintaan yang datang dari masing-masing Polres untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mantan Kapolresta Denpasar ini menambahkan bahwa dalam rangka persiapan *Ops Mantap Brata Agung-2024*, Polda Bali telah melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk Latpraops yang berlangsung pada 18 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi di antara personel agar dapat melaksanakan tugas pengamanan dengan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Selanjutnya, pada 22 Agustus, Polda Bali melaksanakan *Sispamkota* yang diikuti oleh 2.147 personel gabungan, termasuk sinergi dengan Kodam IX/Udayana, Pemerintah Provinsi Bali, dan mitra keamanan lainnya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personel serta kelayakan peralatan yang akan digunakan dalam pengamanan Pilkada mendatang.
Rencana tahapan pengamanan untuk *Ops Mantap Brata Agung-2024* mencakup beberapa jadwal penting, termasuk pengumuman dan pendaftaran calon yang berlangsung dari 24 hingga 29 Agustus 2024, dilanjutkan dengan penelitian persyaratan, penetapan, dan pengundian nomor urut calon hingga 23 September 2024. Apel kesiapan untuk tahapan kampanye dijadwalkan pada 24 September, dan pengamanan tahap kampanye akan dimulai dari 25 September hingga 23 November 2024. Pentingnya pengamanan pada tahap pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024 dan dilanjutkan dengan tahap penghitungan suara hingga 16 Desember 2024.
Kepala Bidang Humas Polda Bali, Jansen Panjaitan, menekankan bahwa Polri akan bersikap netral selama proses Pilkada berlangsung. Ia juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung suksesnya Pilkada serentak 2024. "Mari kita wujudkan Pilkada yang sejuk, aman, dan damai agar Bali tetap ajeg," tutup Jansen.
ANTARA
Polda Bali Siapkan 7.521 Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







