**Borneonews - Bengkulu**, Provinsi Bengkulu telah melakukan kurasi terhadap 16 proyek investasi yang dianggap memiliki potensi guna ditawarkan kepada para investor. Penawaran ini akan dilakukan pada perhelatan Bencoolen Regional Investment and Economic Forum (BRIEF) 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September mendatang.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Darjana, menjelaskan bahwa setiap kabupaten dan kota di wilayah provinsi ini mengajukan berbagai destinasi yang memiliki nilai investasi tinggi. "Dari sepuluh kabupaten, masing-masing mengusulkan proyek yang potensial. Sekitar 16 proyek telah kami kurasi hari ini dengan bantuan tim kurator dari Bappenas," ungkapnya pada acara yang berlangsung di Bengkulu.
Proyek-proyek yang berhasil lolos dalam tahap kurasi ini nantinya akan menjadi bagian dari tawaran yang diperkenalkan dalam forum investasi BRIEF. Dalam gelaran tersebut, investor, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, diharapkan dapat melihat berbagai pilihan investasi menarik yang ditawarkan oleh provinsi yang dikenal dengan sebutan Bumi Rafflesia ini.
"Sejauh ini, kami telah memastikan tiga proyek investasi yang akan dipresentasikan pada BRIEF 2024. Proyek tersebut meliputi pengembangan geotermal di Kabupaten Kepahiang, budidaya udang di Kabupaten Bengkulu Utara, serta industri pakan ikan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Selain tiga proyek tersebut, yang berhasil lolos kurasi hari ini juga akan kami presentasikan di forum," tambah Darjana.
Dia menjelaskan bahwa tiga proyek yang sudah siap ditawarkan memiliki nilai investasi yang signifikan. Proyek geotermal diperkirakan bernilai lebih dari Rp1 triliun. Sementara itu, tambak udang memiliki nilai sekitar setengah triliun rupiah, dan industri pakan ikan diperkirakan memerlukan investasi dalam jumlah miliaran. Proyek-proyek investasi lainnya yang sedang dalam proses kurasi juga diharapkan memiliki nilai investasi yang besar.
Sebelumnya, Provinsi Bengkulu telah berhasil menyelenggarakan Bencoolen Regional Investment and Economic Forum (BRIEF) pada tahun 2023. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyoroti bahwa acara yang diadakan tahun lalu merupakan kali ketiga mereka melaksanakan forum ini. "Acara pertama berfungsi sebagai perkenalan, dan pada forum yang kedua, kami telah mulai menjalin hubungan dengan beberapa investor, yang diadakan di Jakarta," ujarnya.
BRIEF 2023 berhasil menarik perhatian puluhan investor dari berbagai kalangan, baik lokal, nasional, maupun internasional. Beberapa investor asing yang turut hadir berasal dari negara-negara seperti Qatar, Malaysia, dan Korea Selatan.
Gubernur Rohidin Mersyah juga menekankan besarnya potensi investasi yang ditawarkan oleh Provinsi Bengkulu. Ia meyakini bahwa investasi yang ada sangat menjanjikan bagi para pelaku usaha yang berminat.
ANTARA
Bengkulu Siap Tawarkan 16 Proyek Investasi Menarik di BRIEF 2024
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







