AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku-Maluku Utara melalui program *Corporate Social Responsibility* (CSR) Inkubasi Bisnis Jambula berkolaborasi dengan Fuel Terminal Ternate dalam menyelenggarakan lomba desain motif batik daerah Kabupaten Halmahera Tengah 2024. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan kreativitas dan usaha di daerah tersebut. Edi Mangun, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, menyatakan kebanggaannya atas prestasi salah satu peserta dari program CSR ini. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan indikator potensi yang ada dan dia berharap dapat mendorong kreativitas anak muda yang ingin berkarya di industri kreatif. Edi memberikan dukungan kepada Rastiadi Rahmat, yang telah meraih Juara 1 dalam lomba tersebut, agar tidak berhenti berinovasi meskipun telah mendapatkan penghargaan. Ia mengingatkan agar gelar juara ini menjadi pemicu semangat untuk menciptakan lebih banyak inovasi lain di masa depan. Ia berharap pencapaian Rastiadi bisa menjadi inspirasi bagi mitra-mitra binaan CSR lainnya untuk terus berkembang. “Semoga prestasi ini memacu mitra lainnya untuk berlomba-lomba dalam berinovasi,” ungkapnya. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen untuk menghadirkan program-program CSR yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar lokasi perusahaan. Dalam lomba kali ini, Rastiadi tidak hanya berhasil meraih penghargaan, tetapi juga menjadi representasi budaya daerahnya. Pj. Bupati Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, turut hadir dalam acara penyerahan penghargaan yang dilakukan di Pendopo Falcino, Weda. Lomba desain ini bertemakan “Menambahkan Khasanah Budaya Batik Daerah Bumi Fogogoru” dan bertujuan untuk mengajak masyarakat menciptakan karya seni dalam bentuk batik khas daerah mereka. Rastiadi Rahmat, yang merupakan salah satu penerima manfaat dari program CSR Inkubasi Bisnis Jambula, merasa sangat bersyukur atas prestasinya. “Alhamdulillah, saya bahagia bisa mempersembahkan penghargaan untuk daerah asal saya, Kelurahan Jambula, Kota Ternate, Maluku Utara,” ujarnya. Ia menegaskan pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi diri dan komunitasnya untuk dapat bersaing di level nasional. “Saya sangat bangga, sebagai putra daerah dari wilayah timur Indonesia, bisa bersaing dengan rekan-rekan lain dalam lomba desain motif batik ini,” tambahnya dengan penuh rasa syukur. ANTARA