BOGOR –
**Borneonews - Purwakarta** Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat telah mengambil langkah untuk memfasilitasi pembuatan sertifikat halal bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di wilayahnya. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing dan akses pasar bagi pelaku UMKM setempat. Eka Sugriana, sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, serta Perindustrian, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat total 16.502 UMKM yang beroperasi di Purwakarta. Sektor yang dijalankan oleh UMKM ini sangat beragam, mencakup makanan, minuman, produk fashion, serta kerajinan tangan yang memiliki nilai seni tinggi. Namun, ia mencatat bahwa dari total jumlah tersebut, baru sekitar 31 persen yang telah memperoleh sertifikat halal. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran dan aksesibilitas sertifikasi halal bagi para pelaku usaha di wilayah ini. Dalam upaya untuk memberdayakan lebih banyak UMKM, Eka menegaskan komitmennya untuk membantu pembiayaan dalam pengajuan sertifikat halal. Pada tahun ini, pemerintah setempat menargetkan untuk memberikan bantuan kepada 100 UMKM agar dapat memperoleh sertifikat halal. Dalam dua tahun terakhir, telah tercatat sebanyak 5.126 UMKM di 17 kecamatan di Purwakarta yang berhasil mendapatkan sertifikasi halal untuk produk mereka. Ini merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan akan terus ditingkatkan dalam program tahun 2024 yang sedang direncanakan kembali. Lebih lanjut, Rudi Hartono selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Purwakarta menyampaikan bahwa Penjabat Bupati, Benni Irwan, sangat mendukung upaya Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian dalam membantu para pelaku UMKM mendapatkan sertifikat halal. Pj Bupati menilai bahwa kepemilikan sertifikat halal sangat krusial karena berpotensi untuk meningkatkan serta memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM. Rudi menutup keterangannya dengan harapan bahwa semakin banyaknya UMKM yang memiliki sertifikat halal akan berdampak positif pada perkembangan usaha mereka. Dengan demikian, pengembangan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat Purwakarta secara keseluruhan. ANTARA