BORNEONEWS, Palangka Raya - Japen Melayu merupakan bidang kesenian dari Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Tidak banyak orang yang mengenal kesenian ini, tidak seperti orang mengenal Tari Giring-Giring atau Tari Manasai. Berlatar hal inilah Japen Melayu ini ditampilkan di Palangka Raya, Ibu kota Provinsi Kalteng.
Berlokasi di Kopi Joss Palangka Raya seni tradisional Kalimantan-Melayu, yaitu Japen ini ditampilkan oleh Dewan Kesenian Sukamara, Selasa (28/6/2016) malam. Anggota Muda Dewan Kesenian Sukamara, Fahri Saputra menyatakan, sudah saatnya budaya lokal dinikmati bukan hanya oleh masyarakat lokal, sehingga harus dieksplorasi dan dikenalkan kepada masyarakat luas.
"Japen Melayu ini hanya seper seribu dari seni dan budaya yang ada di Kalimantan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pesan bahwa Sukamara juga punya seni budaya Japen yang sudah ada sejak Sukamara didirikan oleh salah satu tokoh dari Brunei Darussalam," kata anggota Muda Dewan Kesenian Sukamara, Fahri Saputra, yang sudah 10 tahun konsisten menggeluti dan mengembangkan kesenian Japen Melayu ini.
Owner Kopi Joss Palangka Raya, Muhammad Rizki Badjuri dengan rendah hati mengatakan, pihaknya hanya berusaha memfasilitasi aspirasi dan keinginan Dewan Kesenian Sukamara dan Oi (Orang Indonesia) Palangka Raya.
"Kegiatan mereka sangat baik dan kebetulan saya sangat ingin melestarikan seni budaya lokal serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jadi, ini seperti gayung bersambut," katanya.
Memang saat yang sama, Kopi Joss Palangka Raya juga menutup aksi penggalangan dana bagi korban bencana alam di Jawa Tengah yang telah digelar selama tiga hari bersama organisasi masyarakat Oi Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/N).








