**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) menginformasikan bahwa, sesuai dengan laporan dari Sucofindo, air bersih yang ada di IKN dapat dikonsumsi secara langsung.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga, pada pernyataannya di Jakarta, menyatakan bahwa ia telah menerima laporan tersebut dan menyatakan bahwa air minum yang tersedia di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sudah memenuhi standar untuk dapat diminum.
Danis juga mengungkapkan keberhasilan dalam pencegahan kontaminasi, dengan menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pengujian dari Sucofindo, air minum yang disuplai ke KIPP IKN bebas dari bakteri *Escherichia coli*. Ia menekankan, "Saya berbicara berdasarkan data yang ada; menurut laporan Sucofindo, tingkat bakteri *Escherichia coli* adalah nol. Laporan ini baru saja dikeluarkan pada bulan Agustus."
Lebih lanjut, Danis menjelaskan bahwa air minum memiliki tiga kategori pengujian. Pertama berkaitan dengan aspek mikrobiologi, terutama dalam hal bakteri; kedua, aspek fisik, yang mencakup kekeruhan dan bau; dan yang ketiga adalah pengujian kimia, yang melibatkan logam dan bahan berbahaya lainnya.
Dalam rangka memastikan kualitas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN, yang juga menjabat sebagai Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, telah meminta Sucofindo untuk melakukan uji ulang terhadap air minum yang dikonsumsi langsung dari penampungan untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga setelah melalui instalasi pengolahan air minum (IPA).
Pengelolaan air minum di KIPP IKN telah dimulai, dan air bersih tersebut telah disuplai ke berbagai gedung, termasuk Istana Negara, Istana Garuda, Gedung Sekretariat Presiden, serta Hotel Nusantara di kawasan tersebut.
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menginformasikan bahwa suplai air bersih di IKN telah dipastikan aman untuk dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Air bersih ini tidak hanya memenuhi standar kebersihan, tetapi juga dikelola melalui sistem pengelolaan air *potable water*, sehingga kualitasnya terjaga.
Suplai air ke IKN ini telah dipersiapkan dengan melakukan uji coba yang memindahkan air minum dari intake Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ke reservoir yang berlokasi sekitar 15,8 kilometer dari IKN. Sistem pengolahan air yang diambil dari Bendungan Sepaku Semoi serta sumber intake Setalu siap mendukung kebutuhan air di IKN untuk satu dekade yang akan datang.
ANTARA
Air Bersih di IKN Dinyatakan Aman untuk Dikonsumsi Masyarakat
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







