JAMBI –
**Borneonews - Jambi**, Polda Jambi telah mengumumkan rencana pengamanan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 dengan melibatkan sebanyak 5.400 personel. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan pemilihan berlangsung dengan aman dan tertib. Kapolda Jambi, Inspektur Jenderal Polisi Rusdi Hartono, menyatakan bahwa pengamanan Pilkada melibatkan kolaborasi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah menciptakan suasana yang aman, damai, serta menjamin pemilihan yang jujur dan adil bagi seluruh masyarakat. Dalam upaya ini, Polda Jambi menerapkan manajemen keamanan yang terpadu dan menyeluruh. Mereka akan memanfaatkan semua sumber daya yang ada, serta memperkuat sinergi dengan TNI dan penyelenggara pemilu untuk mendukung pelaksanaan demokrasi yang baik. Kapolda menambahkan, Polda Jambi sudah bersiap menghadapi tantangan yang mungkin muncul dalam pengamanan Pilkada 2024. Mereka berkomitmen untuk menjaga setiap tahapan pemilihan dan berusaha menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Hal ini bertujuan agar semua penyelenggara, pasangan calon kepala daerah, dan masyarakat dapat merasa aman dalam menggunakan hak pilih mereka. Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi terus berupaya meningkatkan kemampuan personel serta menyediakan perlengkapan yang memadai untuk menghadapi berbagai potensi ancaman yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pilkada 2024. Selain itu, kesiapan tim pengamanan juga diratapi melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sumber daya di seluruh kabupaten dan kota. Kapolda Jambi memastikan bahwa personel yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada 2024 akan tetap menjaga netralitas, dan tidak akan berpihak kepada kelompok manapun. Ini adalah komitmen untuk memberikan pelayanan yang adil dan profesional dalam setiap tindakan kepolisian sepanjang tahapan pemilihan berlangsung. Sebagai langkah lanjutan, Kapolda Jambi juga melakukan inspeksi langsung untuk memeriksa kesiapan personel dan sarana prasarana di polres jajaran sebagai bagian dari upaya mempersiapkan seluruh elemen yang terlibat dalam pilkada. ANTARA