SEMARANG –
**Borneonews - Kudus**, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus di Jawa Tengah mengumumkan penambahan 927 titik lampu penerangan jalan umum (LPJU) baru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, terutama di waktu malam. Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Catur Sulistiyanto, menjelaskan bahwa pemasangan ratusan LPJU tersebut akan dilakukan di berbagai ruas jalan yang selama ini belum dilengkapi dengan sistem penerangan yang memadai. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi para pengendara dan pejalan kaki. Pemasangan LPJU baru akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan skala prioritas, mengingat masih banyak jalan yang memerlukan penerangan. Untuk menambah 927 titik LPJU, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,4 miliar. Selain itu, Pemkab Kudus juga berkomitmen untuk memperbaiki LPJU yang mengalami kerusakan. Diplanakan, pemerintah setempat telah menyediakan dana sebesar Rp1,6 miliar untuk memperbaiki lampu penerangan jalan umum yang sudah tidak berfungsi. Catur juga menyampaikan bahwa mereka memperkirakan bahwa kegiatan pemasangan dan perbaikan LPJU akan selesai tepat waktu, berkat kolaborasi dengan pihak ketiga yang telah mengurus sebagian besar pemasangan lampu. Target penyelesaian untuk proyek pemasangan dan perbaikan ini ditetapkan antara September dan Oktober 2024. Proses tersebut tidak akan melalui mekanisme lelang yang panjang, tetapi akan dikelola melalui *katalog elektronik* (e-katalog), sehingga memungkinkan penghematan waktu dalam pengerjaannya. Sebagai tambahan, perbaikan LPJU di area Balai Jagong juga tengah berlangsung, dimana sebanyak 150 titik LPJU bertenaga surya akan diganti dengan lampu yang menggunakan energi listrik dari PT PLN. Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp1,9 miliar, yang berasal dari APBD Kudus 2024. Ini semua menunjukkan komitmen Pemkab Kudus dalam meningkatkan infrastruktur penerangan jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. ANTARA