JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, yang terletak di Papua, secara aktif memberikan pelatihan terkait manajemen pengelolaan kepada Badan Usaha Milik Kampung (BUMKamp). Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) setempat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kota Jayapura, Makzi Atanay, menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang mengelola serta teknis manajemen di dalam BUMKamp. Atanay menambahkan bahwa upaya ini juga bertujuan untuk memanfaatkan potensi sumber daya ekonomi demi mencapai kemandirian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kampung. Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh 40 pengurus BUMKamp yang berasal dari delapan kampung, antara lain Holtekamp, Skouw Sae, Mosso, Koya Tengah, Waena, Nafri, Kayu Pulo, dan Kayu Batu. Dia berharap bahwa berbagai kampung di Kota Jayapura dapat mengatasi masalah kemiskinan melalui pemberdayaan serta pemanfaatan potensi yang ada di wilayah mereka. Lebih lanjut, Atanay menerangkan bahwa meningkatkan kapasitas pengurus BUMKamp merupakan langkah penting untuk memetakan potensi serta masalah yang ada, juga untuk mengklasifikasikan kemajuan BUMKamp. Melalui penguatan kelembagaan dan kapasitas sumber daya, pemerintah bertujuan untuk membangun akses dasar serta memperkuat manajemen keuangan. Selain itu, pengembangan jejaring usaha dan pemasaran juga diperhatikan melalui aktifitas promosi. Atanay menegaskan bahwa pengembangan BUMKamp harus dijadikan sebagai pilar perekonomian nasional yang berbasis kampung, dan ini juga termasuk bagi pengurus BUMKamp. Dia juga menekankan harapannya agar melalui pelatihan ini, kualitas SDM di kampung dapat meningkat secara signifikan serta menjadi lebih profesional, serta memiliki komitmen yang tinggi dalam mengembangkan potensi yang ada di kampung masing-masing. ANTARA