KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menyelenggarakan Festival Wowine 2024 dengan dukungan dari komunitas lokal. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya di Kabupaten Wakatobi, yang terletak di Sulawesi Tenggara. Festival Wowine, yang mengangkat tema "Harmoni Perempuan Maritim," dijadwalkan berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 Agustus 2024. Kepala Dinas Pariwisata Sultra, H. Belli Tombili, menyatakan bahwa festival ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong pengakuan terhadap kekayaan budaya serta menggarisbawahi kontribusi perempuan dalam masyarakat maritim di Wakatobi. Wakatobi telah diakui sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sulawesi Tenggara dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Belli menjelaskan bahwa daerah ini terkenal akan kekayaan budaya maritimnya serta penghargaan terhadap peran perempuan di dalamnya. Peranan perempuan dalam khasanah budaya Wakatobi sangat signifikan. Dalam hal ini, Dinas Pariwisata Sultra menggandeng komunitas lokal Wakatobi yang sebelumnya telah melaksanakan Festival Wowine secara mandiri. Menurut Belli, festival ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya Wakatobi sebagai aset pariwisata, serta mendukung strategi pemasaran melalui berbagai acara berbasis kearifan lokal. Selain mempromosikan budaya, festival ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat. Hal ini menjadi penting terutama bagi para pelaku ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Belli menambahkan bahwa pelaksanaan berbagai kegiatan pariwisata seperti ini dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal. Dalam rangka Festival Wowine, akan diadakan berbagai acara, termasuk diskusi yang membahas isu-isu terkait perempuan dari berbagai perspektif. Selain itu, atraksi budaya khas Wakatobi seperti *kansodaa*, mini kolosal, teater, tari, dan puisi juga akan ditampilkan, melibatkan banyak perempuan. Selama tiga hari pelaksanaan festival, akan ada mini expo yang menampilkan produk-produk kreatif dan UMKM dari seluruh Wakatobi, dengan fokus pada hasil karya perempuan. Selain itu, panggung hiburan rakyat juga akan memeriahkan acara dengan pertunjukan seni tradisional seperti tari, teater, musik kabanti, pantun, dan tari badenda. Festival ini juga akan menampilkan pameran foto bertema "Perempuan Maritim," yang akan menampilkan sekitar 50 foto beserta cerita kehidupan para perempuan. Lokasi pameran ini akan berada di Venue Utama Marina. Komunitas sineas Wakatobi berencana menyelenggarakan pemutaran film dalam format *floating cinema* di Sombu Dive. Sebagai bagian dari kegiatan, akan ada atraksi Hekente yang menampilkan aktivitas perempuan maritim dalam mencari ikan dan hasil laut, serta kegiatan memasak nasi bambu bersama masyarakat Desa Sombu, yang dikenal dengan nama Heleluta Kampo. Festival Wowine juga akan menyediakan layanan pengobatan gratis untuk perempuan dan ibu hamil, melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi serta Dinas Kesehatan setempat. Melalui Festival Wowine 2024, diharapkan akan tercipta momen penting untuk mempromosikan Wakatobi, memperkuat posisi perempuan dalam budaya maritim, dan meningkatkan ekonomi lokal. ANTARA