PADANG –
**Borneonews - Lubuk Basung**, Kabupaten Agam di Sumatera Barat telah membentuk 53 kelompok sadar wisata, atau yang lebih dikenal dengan sebutan pokdarwis. Keberadaan kelompok-kelompok ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada, guna mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Dedi Asmar, menjelaskan bahwa setiap pokdarwis yang ada tersebar di 53 nagari atau desa adat yang terdapat di 16 kecamatan. Menurutnya, pembentukan pokdarwis ini sudah dilakukan beberapa tahun yang lalu dan setiap kelompok terdiri dari 10 hingga 15 anggota. Dedi menyatakan bahwa pembentukan pokdarwis merupakan tindak lanjut dari amanah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan. Dalam pasal 4 undang-undang tersebut, dinyatakan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan pariwisata adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta menyejahterakan masyarakat. Selain itu, Dedi juga menekankan tujuan lainnya yang tidak kalah penting, yaitu pelestarian alam, lingkungan, dan sumber daya, yang sekaligus memajukan budaya lokal. Ia menuturkan, keberadaan pokdarwis sangat vital bagi Kabupaten Agam yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan sumber daya lainnya. Dedi Asmar juga menjelaskan bahwa anggota pokdarwis telah mengikuti berbagai pelatihan yang berfokus pada pelayanan pengunjung dan pengembangan destinasi wisata. Pelatihan tersebut dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan menyamakan visi dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, dalam pelatihan ini, turut berkolaborasi dengan pokdarwis, asosiasi penginapan, serta sektor ekonomi kreatif lainnya. Selain itu, sinergi juga dilakukan dengan organisasi perangkat daerah lain, seperti Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Dinas Pertanian. Dedi menekankan pentingnya kolaborasi ini, mengingat adanya saling ketergantungan antar sektor dalam pengembangan pariwisata di Agam. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan potensi pariwisata di daerah ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. ANTARA