JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani** Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Kabupaten Jayapura tengah menggencarkan upaya untuk mendorong masyarakat terutama jemaat gereja agar aktif menanam cabai dan bawang. Langkah ini diambil sebagai salah satu strategi untuk mengendalikan inflasi di daerah tersebut. Dalam pelaksanaannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, Delila Giay, bersama dengan beberapa pemimpin organisasi perangkat daerah (OPD), melaksanakan kegiatan penanaman cabai dan bawang di kebun milik Kelompok Tani (Poktan) Bethsos, yang berlokasi di Kampung Sosiri, Distrik Waibu, pada hari Jumat lalu. Delila Giay mengungkapkan bahwa kegiatan pertanian yang dilakukan oleh Jemaat GKI Bethania Sosiri, dengan membuka lahan untuk pertanian, dianggap sebagai langkah yang sangat tepat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomis warga jemaat. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam pengendalian inflasi di wilayah tersebut. "Kami hadir untuk mendorong minat masyarakat di Bumi Khenambai Umbay agar lebih aktif di sektor pertanian. Terutama dalam mengembangkan usaha tanaman hortikultura, sehingga hasil panennya dapat dijual dan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," jelasnya. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang berupaya memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian hortikultura. "Sebagai pemerintah, kami berencana memberikan dukungan kepada Poktan Bethsos untuk mengembangkan kebun jemaat yang sedang dikerjakan. Inisiatif awal yang akan kami lakukan adalah memfasilitasi Poktan Bethsos agar terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian," tambah Delila. Ia juga menekankan pentingnya untuk tidak berhenti pada hasil yang telah dicapai. Pengurus dan anggota Poktan Bethsos diharapkan dapat tetap bersemangat dan termotivasi untuk membuka lahan tambahan untuk menanam tanaman lainnya yang memiliki nilai ekonomis. “Keberhasilan ini tidak hanya akan memberikan manfaat langsung kepada warga jemaat atau Poktan Bethsos, tetapi juga akan berkontribusi dalam membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi,” tegasnya. Di sisi lain, Ketua Poktan Bethsos yang juga menjabat sebagai Ketua Jemaat GKI Bethania Sosiri, Pdt Yos Enthong, mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman ini. “Kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, yang beberapa bulan yang lalu, saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, telah memberikan bantuan bibit jagung, kacang tanah, dan berbagai jenis tanaman kepada jemaat yang ada di Lingkungan Klasis Waibu Moi, termasuk Jemaat GKI Bethania Sosiri,” ujarnya. Selanjutnya, Yos Enthong menjelaskan bahwa Yayasan Bina Tani Sejahtera yang menjadi mitra Poktan Bethsos telah banyak memberikan pelatihan mengenai ilmu dan teknologi pertanian kepada para pengurus dan anggota kelompok tani. Ini termasuk proses pengolahan lahan hingga penanaman. "Kegiatan ini diawali dari bantuan bibit yang diberikan oleh Dinas Pertanian Provinsi Papua, yang kemudian mendorong kami di jemaat untuk membuka kebun. Hasilnya terlihat hari ini, di mana kami telah menyiapkan lahan yang cukup luas untuk menanam berbagai jenis tanaman hortikultura," pungkasnya. ANTARA