**Borneonews - Padang**, Pemerintah Kota Padang, yang terletak di Sumatra Barat, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berupaya memperkuat program edukasi guna meningkatkan mitigasi bencana di kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, fokus utama dari program edukasi ini adalah siswa-siswa di sekolah. Ia menekankan pentingnya memberikan pengetahuan yang memadai kepada generasi muda mengenai bencana, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam upaya mitigasi. "Kami akan melaksanakan serangkaian aktivitas edukasi guna mewujudkan misi Satuan Pendidikan Aman Bencana di Padang," ungkap Hendri Zulviton.
Rencana edukasi yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang mencakup lebih dari 30 kegiatan yang secara khusus ditujukan kepada sekolah-sekolah, terutama yang terletak di daerah dengan risiko tinggi atau zona merah. Selain itu, BPBD juga akan meluncurkan program Kelurahan Tangguh Bencana, yang berfungsi sebagai platform untuk edukasi dan komunikasi di tingkat kelurahan.
Kelurahan Tangguh Bencana merupakan inisiatif yang dijalankan secara berkesinambungan setiap tahun, meskipun sempat terhenti selama masa pandemi COVID-19. Saat ini, program tersebut telah dimulai kembali dengan semangat yang baru.
Dalam upaya memperkuat sumber daya manusia yang terlibat dalam penanganan bencana, BPBD mengadakan pertemuan informal yang disebut 'kopi bersama' setiap dua bulan. Pertemuan ini mempertemukan personel BPBD dengan berbagai pihak terkait, seperti Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), serta anggota TNI dan Polri. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan jaringan informasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat dalam mitigasi bencana.
Hendri menegaskan bahwa meskipun bencana alam sulit diprediksi, upaya mitigasi harus dilakukan dengan maksimal untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. BPBD akan terus memantau dan memelihara sarana serta prasarana yang mendukung upaya mitigasi, seperti tempat penampungan sementara, jalur evakuasi, rambu penunjuk arah, dan sistem peringatan dini.
Peringatan dini yang dilakukan BPBD juga dijadwalkan secara rutin setiap bulan, tepatnya pada tanggal 26 pukul 10.00. Dalam hal ini, BPBD mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memperbaharui pengetahuan dan kesiapan diri, demi menghindari kepanikan atau kecemasan saat menghadapi situasi darurat.
ANTARA
Pemerintah Padang Gencarkan Edukasi Mitigasi Bencana di Sekolah
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Komentar (0)
Memuat komentar…







