**Borneonews - Medan**, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berhasil menuntaskan pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang yang terletak di Belawan. Pembangunan jembatan ini sebelumnya mengalami empat kali kegagalan antara tahun 2017 hingga 2021.
Jembatan yang menjadi satu-satunya akses darat penghubung antara Kelurahan Belawan Sicanang dan Belawan Bahari di Kecamatan Medan Belawan ini sempat ambruk pada tanggal 7 November 2017.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Medan, peresmian jembatan dilakukan oleh Bobby Nasution pada tanggal 29 Desember 2022.
Kegagalan pembangunan jembatan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi alam dan keterbatasan waktu dalam masa kontrak. Data dari tahun anggaran 2020 menunjukkan bahwa desain yang diubah melalui *Contract Change Order* (CCO) tidak mencantumkan perhitungan struktur jembatan yang memadai.
Selain itu, pelaksanaan *calendaring* pemancangan tiang dan uji *PDA* (Pile Driving Analyzer) juga mengindikasikan bahwa abutmen yang terpasang, yang terdiri dari dua unit dengan bentang 60 meter, mampu menahan bobot jembatan dengan spesifikasi BM 100.
Dalam acara syukuran yang diadakan pada akhir Desember 2022, Wali Kota Bobby Nasution menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas suksesnya pembangunan jembatan tersebut. "Alhamdulillah, Jembatan Titi Dua Sicanang kini telah selesai dibangun. Jembatan ini sangat esensial, karena menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan Belawan Sicanang dengan Belawan Bahari," tuturnya.
Bobby menyatakan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, yang membuat pembangunan jembatan dapat diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya dengan nyaman. Bobby berharap agar jembatan ini dirawat dengan baik agar dapat bertahan lama. "Jika kita bersama-sama menjaga, Insya Allah, jembatan ini akan bertahan hingga lama," ujarnya.
Wali Kota juga menekankan bahwa Jembatan Titi Dua Sicanang diharapkan dapat meningkatkan potensi pariwisata daerah, terkhusus wisata *mangrove* yang ada di kawasan tersebut. Dengan akses jembatan yang diperbaiki, diharapkan jumlah pengunjung ke hutan *mangrove* juga akan meningkat.
"Seluruh masyarakat berharap, dengan selesainya pembangunan jembatan ini, kunjungan wisata akan semakin bertambah, yang pada gilirannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," tambah Bobby.
Siti Rahmah, salah satu warga dari Kelurahan Belawan Sicanang, memberikan rasa syukur kepada Wali Kota Medan atas selesainya pembangunan jembatan ini. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Wali Kota Medan atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat kami. Harapan kami yang telah lama tertunda kini akhirnya terpenuhi. Kami sangat menantikan jembatan ini selesai dibangun," ungkapnya.
Lebih lanjut, Siti menyatakan bahwa keberadaan jembatan ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. "Jembatan ini merupakan satu-satunya jalur untuk keluar masuk bagi masyarakat dan penghubung antara Kelurahan Belawan Sicanang dengan daerah lainnya," ujar Siti.
ANTARA
Keberhasilan Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang di Medan
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Komentar (0)
Memuat komentar…







