JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan usulan agar Partai Amanat Nasional (PAN) diberikan tambahan kursi menteri dalam kabinet yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi hadir untuk merayakan HUT Ke-26 dan membuka Kongres Ke-6 PAN yang diadakan di Jakarta. Dia menyoroti betapa pentingnya konsistensi dukungan PAN terhadap Prabowo Subianto, yang telah dilakukan secara berturut-turut dari Pilpres 2014, Pilpres 2019, hingga Pilpres 2024. Pada sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh PAN kepada Prabowo merupakan contoh nyata dari *continuity* yang dijunjung tinggi oleh partai tersebut. "Sungguh luar biasa, jika kita melihat sejarah, PAN telah konsisten memberikan dukungannya kepada Pak Prabowo. Mohon hal ini dicatat oleh Sekjen Gerindra, Pak Muzani," kata Jokowi. Jokowi juga mengingatkan bahwa pada tiga pemilu terakhir, yaitu pada 2014, 2019, dan 2024, dukungan PAN kepada Prabowo selalu ada, bahkan meskipun terdapat calon lainnya seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. "Kita semua tahu, selama tiga kali berturut-turut, di mana PAN selalu mendukung Pak Prabowo. Ini adalah bentuk dari komitmen yang paling konsisten," tambahnya. Menggagas penghargaan atas dukungan yang telah diberikan oleh PAN, Jokowi pun merekomendasikan agar partai tersebut mendapatkan porsi tambahan dalam kabinet mendatang. "Untuk menjaga keberlanjutan, dalam kabinet yang baru nanti, rasanya wajar jika PAN mendapatkan tambahan kursi. Tentu saja, keputusan akhir ada pada Pak Prabowo sebagai presiden terpilih, tetapi saya ingin mengingatkan pentingnya pengakuan atas dukungan ini," ungkap Jokowi. Dari acara tersebut, Ahmad Muzani hadir mewakili Partai Gerindra, menegaskan pentingnya kerjasama dan kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua partai. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi pemerintahan yang akan datang. ANTARA