JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Barat**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka posko untuk menerima tanggapan terkait daftar pemilih sementara (DPS) di 56 kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari hari Sabtu, 24 Agustus hingga Senin, 26 Agustus. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk memastikan bahwa warga setempat yang berhak, terdaftar sebagai pemilih. Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, menyampaikan bahwa posko akan didirikan di 56 lokasi yang berbeda setiap harinya. "Setiap harinya ada 56 titik posko, dan akan beroperasi selama tiga hari," jelasnya saat dihubungi di Jakarta. Ia juga menjelaskan bahwa lokasi posko di setiap kelurahan akan bervariasi sesuai dengan pemetaan keramaian yang telah dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Endang memberikan contoh bahwa pada hari pertama, posko mungkin akan ditempatkan di pos RW, sementara pada hari berikutnya bisa berlokasi di depan pasar, dan selanjutnya di area mal. "Kami menyesuaikan lokasi dengan keramaian setiap hari," tambahnya. Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih, mereka dapat memeriksa status pendaftaran melalui situs *cekdptonline.kpu.go.id* dan kemudian datang langsung ke posko yang dibuka oleh PPS di kelurahan masing-masing. "Kami memberikan layanan kepada masyarakat, siap melayani pendaftaran secara langsung bagi mereka yang memerlukan informasi atau belum terdaftar," ungkap Endang. Meskipun demikian, ia mencatat bahwa beberapa PPS baru akan mulai membuka posko pada hari Minggu, 25 Agustus, karena sedang dalam proses persiapan untuk melengkapi berbagai fasilitas seperti spanduk dan payung. "Kami baru mendapatkan anggaran untuk keperluan spanduk malam ini. Karena itu, persiapan baru dilakukan hingga hari Sabtu," tambahnya. Hingga saat ini, KPU Jakarta Barat belum merinci semua lokasi yang akan dijadikan posko di 56 kelurahan. "Saya masih mengumpulkan data titik-titik posko. Saat ini baru sebagian informasi yang masuk untuk hari pertama, dan saya belum memastikan untuk hari kedua," katanya. Beberapa lokasi posko yang sudah ditentukan antara lain adalah di Kelurahan Tambora, yang akan beroperasi di depan Pasar Mitra pada hari Minggu, 25 Agustus. Untuk mendukung pelaksanaan program ini, KPU menganggarkan dana sebesar Rp2,6 juta untuk setiap PPS selama tiga hari, yang akan melibatkan tiga petugas. Sebelumnya, KPU Jakarta Barat telah mengumumkan bahwa terdapat 1.915.925 pemilih yang tercatat dalam pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan daftar pemilih sementara (DPS) di tingkat kota. Pada hari Minggu, 11 Agustus, dalam hasil pleno DPS di tingkat kota, tercatat bahwa terdapat 949.932 pemilih wanita dan 962.993 pemilih pria. Angka tersebut merupakan hasil akhir setelah penambahan 87.673 pemilih baru, penghapusan 98.040 pemilih yang tidak memenuhi syarat, serta 61.895 pemilih yang melakukan perbaikan data pemilih. ANTARA