**Borneonews - Manggar**, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah melaksanakan pelatihan bagi 50 juru sembelih hewan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan sertifikasi halal bagi para peserta.
Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan, Sayono, menekankan bahwa penyembelihan hewan merupakan suatu ibadah yang harus dilaksanakan dengan kesadaran, ketulusan, serta mengikuti kaidah yang telah ditetapkan dalam syariat. Dengan pelatihan ini, diharapkan setiap juru sembelih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai yang dipersyaratkan.
Pelatihan ini dijalankan sebagai hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, dan Majelis Ulama Indonesia di provinsi yang sama. Para peserta terbagi dari berbagai latar belakang, termasuk yang berasal dari Tempat Potong Unggas (TPU), Rumah Potong Unggas (RPU), Rumah Potong Hewan (RPH), serta pedagang daging ayam dan sapi. Selain itu, pemilik peternakan ayam dan sapi di wilayah tersebut juga ikut berpartisipasi.
Menurut Sayono, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa para penyembelih hewan telah memiliki kompetensi yang dibutuhkan serta akhirnya memperoleh sertifikat halal. Saat ini, di antara 22 TPU/RPU yang beroperasi di Kabupaten Belitung Timur, hanya tujuh yang sudah memiliki sertifikasi halal. Namun, berbeda dengan itu, semua RPH yang ada di daerah tersebut telah mendapatkan sertifikat halal.
Sayono juga mencatat bahwa masih ada masyarakat yang menyembelih hewan tanpa memenuhi syarat kompetensi yang diperlukan, meski mereka menggunakan atribut *juleha*. Ia menyatakan bahwa keterampilan dalam penyembelihan hewan tidak cukup hanya dengan proses memotong saja, melainkan ada 13 kompetensi yang harus dikuasai untuk mendapatkan sertifikat profesional sebagai juru sembelih hewan halal.
Lebih lanjut, Sayono menjelaskan bahwa pentingnya sertifikasi bagi setiap juru sembelih hewan tidak bisa diabaikan. Sertifikat halal tidak hanya menjadi bukti kompetensi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas proses penyembelihan. Ia berharap dengan adanya sertifikat ini, akan berkontribusi dalam memenuhi standar halal secara nasional serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk dari daerah tersebut.
ANTARA
Pemerintah Belitung Timur Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Komentar (0)
Memuat komentar…







