YOGYAKARTA –
**Borneonews - Kulon Progo**, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Indonesia telah mengadakan kegiatan bertajuk *Roadsos Ikatan Penyuluhan Keluarga Berencana* (IPeKB) yang melibatkan peserta dari provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat upaya penurunan angka stunting di Indonesia. Dalam sambutannya di Kabupaten Kulon Progo, Kepala BKKBN RI, Hasto, menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke-17 IPeKB sekaligus menyambut semangat Dirgahayu ke-79 Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa *Roadsos IPeKB* diikuti oleh 775 peserta yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Hasto menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan selama kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan mobilitas petugas kesehatan masyarakat, terutama dalam menjalankan tugas mereka di lapangan, seperti sosialisasi dan penggerakan masyarakat. Pemeliharaan serta pengadaan kendaraan ini diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh organisasi perangkat daerah terkait. Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa kegiatan ini dapat berfungsi sebagai media advokasi yang penting, khususnya bagi kepala daerah dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyediakan bantuan kendaraan sepeda motor untuk penyuluh keluarga berencana melalui alokasi dana yang khusus. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan keberhasilan program *Bangga Kencana*, khususnya dalam menjelaskan pentingnya percepatan penurunan stunting di Indonesia. Dalam harapannya, Hasto menyatakan semoga kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara konsisten dan masif dapat mendekatkan lebih banyak masyarakat pada isu-isu yang berkaitan dengan program *Bangga Kencana* serta pencegahan stunting. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat dan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada IPeKB yang ke-17, dengan harapan agar organisasi tersebut semakin sukses dan solid dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan. Kepala BKKBN Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa, menambahkan bahwa kegiatan *Roadsos Motor Penyuluh KB "Ayo Cegah Stunting"* sangat krusial sebagai cara untuk meningkatkan pencapaian dalam promosi program *Bangga Kencana* dan sosialisasi terhadap upaya penurunan stunting secara cepat. Dia berharap bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami isu-isu penting tersebut dan termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam program-program advokasi dan informasi kesehatan masyarakat yang telah disiapkan. ANTARA