SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, telah melakukan promosi terkait kesiapan provinsi sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-30 yang akan dihelat pada tahun 2024. Promosi tersebut disampaikan melalui stasiun televisi nasional, Kompas TV. Dalam keterangan yang diberikan, Akmal Malik menyatakan bahwa informasi mengenai persiapan MTQ ke-30 telah disampaikan secara detail, mencakup aspek transportasi, akomodasi, serta venue untuk pelaksanaan lomba. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan keseriusan dan kesiapan Kalimantan Timur dalam menyelenggarakan acara bergengsi ini. Akmal Malik juga berkesempatan untuk melakukan rekaman dalam program *Sapa Indonesia Pagi*, yang dipandu oleh Ivo Nasution, di studio Kompas TV yang terletak di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Selain membahas persiapan MTQ, Akmal juga memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam dan kuliner yang ada di Kota Tepian, Samarinda, serta Kota Minyak, Balikpapan. Ia mengungkapkan bahwa di ajang MTQ tersebut, diperkirakan akan dihadiri oleh 1.998 peserta yang berasal dari 35 provinsi di seluruh Indonesia. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 16 September 2024, yang juga dilengkapi dengan beberapa pameran, termasuk pameran *halal food* dan seni budaya, yang berpartisipasi dari negara-negara seperti Brunei Darussalam dan Malaysia. Selain itu, Akmal Malik menekankan keunikan dari pameran kaligrafi internasional yang rencananya akan diikuti oleh seniman kaligrafi dari 50 negara. Ini merupakan sebuah daya tarik yang luar biasa bagi kegiatan tersebut. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri juga menambahkan bahwa keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung. Para pengunjung nantinya akan disuguhkan berbagai fasilitas setelah melakukan koordinasi dengan Otoritas IKN. Wisata susur Sungai Mahakam, Desa Budaya Pampang, serta Museum Mulawarman merupakan beberapa objek wisata yang akan dikenalkan, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di wilayah Kutai Kartanegara dan daerah-daerah lain di Kalimantan Timur. ANTARA