**Borneonews - Pekanbaru**, Petugas Keamanan Avsec di Bandara Sutan Syarif Kasim II Pekanbaru berhasil menangkap dua tersangka pengedar narkoba dengan total berat 2 kilogram *narkotika* jenis sabu. Para tersangka tersebut adalah Dini yang berusia 27 tahun dan Ibnu berusia 32 tahun. Keduanya diketahui berasal dari Kota Palu, Sulawesi Selatan, dan ditangkap saat mencoba membawa barang terlarang itu di dalam pakaian mereka.
Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Manang Soebeti, mengungkapkan bahwa kedua tersangka ditangkap di bandara pada hari Kamis, 22 Agustus. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa Dini menyimpan sabu-sabu di dalam bra yang digunakannya, sedangkan sisanya disimpan di celana dalam bagian bokong. Ibnu, teman lelaki Dini, juga ditangkap karena menyelipkan sabu di celana dalamnya, sehingga total barang yang mereka bawa mencapai 2.008 gram, dengan nilai diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Manang menjelaskan bahwa Dini dan Ibnu tergabung dalam jaringan pengedar narkoba internasional. Keduanya mendapatkan barang tersebut dengan langsung mengambilnya dari Medan. Rencananya, sabu tersebut akan dibawa ke Palu dan dikendalikan dari Bali, namun petugas berhasil mencegah upaya tersebut di Bandara SSK II Pekanbaru.
Ia menambahkan bahwa sabu yang dibawa para tersangka berasal dari luar negeri. Ibnu mengakui bahwa biasanya ia menggunakan kurir untuk mengambil barang, namun kali ini ia harus turun tangan langsung karena tidak ada kurir yang tersedia. Sabu tersebut seharusnya dibawa ke Palu melalui penerbangan.
Barang bukti yang confiscated dari Dini terdiri dari tiga bungkus, dengan rincian 433 gram, 491 gram, dan 487 gram yang disimpan di dalam bra-nya. Sedangkan Ibnu membawa empat paket sabu, yakni seberat 555 gram, 13 gram, 12 gram, dan 15 gram, semua disimpan di celana dalamnya. ????? ???????? ???????? ????????? ?????????????, ? ?????????????????? ?????? ?????????? ???????? ? ????????? ?????????? ????, ????????? ? ???????????.
ANTARA
Petugas Bandara Pekanbaru Tangkap Dua Pengedar 2 Kg Sabu
Bagikan:

PEKANBARU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







