**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah menggelar sesi diskusi dengan sepuluh perusahaan permainan (gim) terkemuka dari Tanah Air dalam acara *Networking Hours Gamescom 2024* yang berlangsung di Jerman.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa acara ini berfungsi sebagai platform untuk menjalin koneksi serta meningkatkan interaksi di antara para pelaku industri gim, baik lokal maupun internasional. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan peluang kolaborasi dan kemitraan yang inovatif dan produktif.
"Sehari ini sangat padat, kita memulai sejak pertemuan dengan Infinite, Epic Games, Xsolla, Xbox, dan diakhiri dengan sesi Networking Hours. Hal ini menunjukkan bahwa minat industri gim global terhadap Indonesia semakin meningkat," uraian Menparekraf.
Dalam kesempatan ini, Sandiaga menekankan bahwa dukungan pemerintah terhadap sektor kreatif, khususnya dalam bidang pengembangan gim, semakin optimis dengan disahkannya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024. Peraturan tersebut bertujuan untuk mempercepat perkembangan industri gim nasional, dengan harapan dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada dan mendorong pertumbuhannya ke arah yang lebih produktif.
"Kami berharap melalui Perpres Nomor 24 ini, ekosistem industri gim kita akan semakin kuat," imbuhnya.
Dia juga menegaskan bahwa Indonesia mempunyai kesempatan besar untuk memperkuat tiga pilar utama, yaitu peningkatan sumber daya manusia, pengembangan talenta, promosi produk, dan akses pendanaan untuk mendukung pertumbuhan industri gim.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk mendukung pengembang gim lokal serta menciptakan lingkungan yang bisa mendorong inovasi dan kolaborasi.
Neil percaya bahwa dengan memfasilitasi hubungan antara pengembang gim lokal dan komunitas global, akan terbuka peluang untuk mencapai hal-hal luar biasa dalam industri ini. "Saya mengajak semua untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan para pengembang dari Indonesia, mengeksplorasi proyek-proyek mereka, dan melihat bagaimana kita dapat berkolaborasi untuk mendorong batasan kreativitas dalam gim," tuturnya.
Sejumlah sepuluh perusahaan gim terkemuka Indonesia yang berpartisipasi di *Networking Hours Gamescom 2024* ini akan berbagi visi, proyek, dan aspirasi mereka, serta bertukar ide dengan komunitas global.
"Perusahaan-perusahaan ini merepresentasikan esensi dari industri gim Indonesia. Mereka membawa kisah, kreativitas, dan keahlian teknis yang masing-masing unik," tutup Neil.
ANTARA
Kemenparekraf Gelar Diskusi dengan Perusahaan Gim di Jerman
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







