**Borneonews - Balikpapan**, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyampaikan kesiapan pemerintah daerah dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2024. Hal tersebut diungkapkan dalam sesi kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Wahyuni menegaskan bahwa situasi politik di Kaltim selalu berlangsung harmonis dan kondusif. Ini termasuk dalam konteks Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. Pernyataan ini disampaikan saat ia berada di hadapan anggota Komisi II DPR RI di Balikpapan pada hari Jumat.
Rombongan yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari sejumlah anggota DPR seperti Muhammad Thoha, Guspardi Gaus, dan Fitriadi, serta Deputi Bidang Dukungan Teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Elberta Kawima.
Sri Wahyuni juga mengungkapkan bahwa partisipasi pemilih di Kalimantan Timur untuk Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif diperkirakan mencapai 79 persen dari total 2,8 juta orang yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Selain itu, data terbaru dari KPU Provinsi Kaltim menyebutkan bahwa daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada 2024 telah mencapai 2.821.421 orang per tanggal 16 Agustus.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kaltim bersama pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah menjalin koordinasi yang solid untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung dengan baik.
Sri Wahyuni menyatakan harapannya agar seluruh tahapan Pilkada hingga pelaksanaan pada 27 November 2024, serta penetapan kepala daerah terpilih dapat berjalan aman, damai, dan lancar, tanpa adanya kendala yang berarti.
Untuk mendukung suksesnya kegiatan ini, Pemprov Kaltim telah mengalokasikan dana hibah sebesar sekitar Rp300 miliar. Dia menjelaskan bahwa dana hibah tersebut telah sepenuhnya disalurkan dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Selain itu, sosialisasi intensif kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih.
Guspardi Gaus, salah satu anggota Komisi II DPR RI, menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk melaksanakan tugas konstitusional, yakni memastikan kesiapan dan persiapan Pilkada 2024.
Ia menekankan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau kesiapan pemerintah daerah, serta KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu. Guspardi berharap agar Pilkada Serentak 2024 dapat dilakukan tanpa ada gesekan, persoalan, dan dinamika yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi.
Selain itu, Guspardi juga menunjukkan kepedulian Komisi II DPR RI terhadap berbagai permasalahan yang mungkin dihadapi oleh penyelenggara pemilu dan dukungan dari pemerintah daerah, terutama mengingat Kalimantan Timur telah ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kesempatan tersebut, rombongan Komisi II DPR juga mendapatkan informasi dari KPU, Bawaslu, dan perwakilan Forkopimda Jatim mengenai berbagai persiapan yang dilakukan menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
ANTARA
Kesiapan Kaltim Hadapi Pilkada 2024, Komisi II DPR RI Tinjau
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







