SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, mengemukakan bahwa pengelolaan sumber daya air (SDA) memiliki peranan yang sangat krusial dalam menciptakan kemakmuran bagi masyarakat. Menurutnya, optimalisasi pengelolaan SDA di kawasan sungai yang belum dikelola oleh PJT I, yang merupakan bagian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), harus menjadi fokus utama. Fahmi menambahkan, setiap insan yang tergabung dalam PJT I perlu bersiap menghadapi kemungkinan penugasan tambahan dari pemerintah. "Pengelolaan SDA adalah aspek vital untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya. Ia menilai bahwa upaya PJT I dalam memperbaiki pengelolaan SDA merupakan wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa ini. Ia mengingatkan, seluruh pegawai di PJT I perlu memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tanggung jawab mereka dalam pengelolaan SDA, terutama dengan berbagai tugas baru yang mungkin diamanatkan oleh pemerintah di masa mendatang. "Tantangan dalam pengelolaan SDA sudah pasti akan muncul. Namun, dengan pengalaman yang kita miliki, saya yakin kita dapat mengatasi segala kendala yang ada," ujarnya penuh keyakinan. Sementara itu, Didik Ardianto selaku Vice President Pengembangan Bisnis PJT I menjelaskan bahwa pengelolaan wilayah sungai (WS) merupakan cara untuk mengoptimalkan anggaran yang berasal dari Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA). Angka ini didapatkan dari pemanfaatan air oleh masyarakat. Ia juga menguraikan pelbagai potensi yang ada untuk pengembangan wilayah sungai yang telah dipresentasikan kepada para pemangku kebijakan. Dengan hal tersebut, PJT I berkomitmen untuk terus berinovasi dan melakukan yang terbaik dalam pengelolaan sumber daya air demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. ANTARA