JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Tim nasional selancar ombak Indonesia berhasil membawa pulang medali emas dan perak dari Asian Surfing Championship 2024 yang diselenggarakan di Thulusdhoo, Maladewa, pada hari Jumat lalu. Prestasi gemilang ini dicapai dalam kategori Men's Open, menandakan kekuatan tim Indonesia di level regional. Dalam kategori Women's Open, tim nasional selancar ombak Indonesia juga menunjukkan performa yang positif, sehingga berhasil mengamankan tiket untuk satu putra dan satu putri ke Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung pada tahun 2026. Salah satu anggota Dewan Pembina Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI), Arya Subyakto, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyatakan bahwa Indonesia berhasil mendapatkan tiket *by number*, berkat posisi terbaik yang diraih di kawasan ini. Medali emas diraih oleh I Made Pajar Ariyana, sementara I Made Joi Satriawan memperoleh medali perak setelah berlaga di babak final menghadapi dua wakil dari Jepang, Ikko Watanabe dan Taki Kanazawa. Di sisi lain, atlet Indonesia lainnya, Dhany Widianto, harus mengakhiri perjalanannya di babak semifinal meskipun sempat memimpin pada awal babak. Prestasi yang diraih oleh tim Indonesia dalam bentuk medali emas dan perak, serta pencapaian semifinal, menempatkan mereka di posisi pertama untuk sektor putra dalam ajang yang mengusung format *team challenge*. Format ini mengharuskan setiap tim untuk bersaing dalam mengumpulkan nilai tertinggi. Dengan hasil ini, tim Merah Putih juga menjadikan diri mereka sebagai yang terbaik di kawasan Asia Tenggara, yang sekaligus menyegel satu tiket bagi kategori putra ke Asian Games 2026. Untuk kategori putri, Taina Izquierdo berhasil meraih tempat di final meskipun belum berhasil naik ke podium. Ia berhadapan dengan dua atlet Jepang, Mirai Ikeda dan Anri Matsuno, serta satu wakil dari China, Siqi Yang. Sementara itu, dua atlet perempuan Indonesia lainnya, Kailani Kusuma Johnson dan Jasmine Michelle Studer, masing-masing mencapai semifinal dan perempat final. Prestasi yang dicapai oleh timnas selancar ombak Indonesia membuat mereka menempati posisi pertama di sektor putri dalam tingkat regional, sehingga memastikan satu tempat untuk Asian Games 2026. Arya Subyakto menyatakan kepuasan terhadap hasil ini, meskipun tidak ada nama-nama besar yang tampil, seperti Rio Waida atau I Ketut Agus. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet baru pun mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Ia juga menambahkan bahwa untuk kategori putri, para atlet merupakan anak-anak yang telah berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) dan meski sudah lama tidak berlaga, mereka mampu menghasilkan performa yang baik dalam kompetisi ini. Arya yang juga merupakan anggota dewan Asian Surfing Federation (ASF) memberikan harapan bahwa tim nasional selancar ombak Indonesia masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket Asian Games 2026 pada tahun depan dari ajang kualifikasi yang akan datang. Selain enam atlet yang telah disebutkan, Hana Suri Jabrik juga berkompetisi dalam kategori Women’s Junior U-18. Dia berhasil melaju ke semifinal dan akan bersaing dalam Heat 1 melawan wakil dari Jepang, China, dan Filipina untuk memperebutkan tempat di babak final yang dijadwalkan pada Sabtu (24/8). ANTARA