JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai kemungkinan penambahan jumlah kursi menteri dari PAN dalam kabinet yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keputusan mengenai penambahan jumlah menteri pada kabinet mendatang sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Ia menyampaikan, "100 persen itu prerogatif bapak presiden. Itu Pak Jokowi menyampaikan kehormatan untuk kami," saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta, pada malam hari yang lalu. Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan, Presiden Jokowi menyatakan bahwa seharusnya PAN mendapatkan tambahan kursi menteri dalam kabinet kepemimpinan Prabowo. Hal ini didasarkan pada konsistensi dukungan PAN terhadap Prabowo yang telah berlangsung sejak tiga pemilihan presiden terakhir. Jokowi juga meminta agar Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mencatat hal tersebut. Dalam pidatonya di Kongres Ke-6 PAN, Jokowi mengingatkan tentang sejarah dukungan PAN kepada Prabowo, mulai dari pemilihan tahun 2014, 2019, hingga rencana pemilihan tahun 2024. Ia menekankan, "Tiga kali berturut-turut konsisten dan paling konsisten." Meskipun demikian, Jokowi menambahkan bahwa sementara kebutuhan akan tambahan kursi untuk PAN di kabinet Prabowo-Gibran ada, keputusan akhir mengenai komposisi kabinet tetaplah berada di tangan Prabowo sebagai presiden. ANTARA