JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal dengan sebutan BNI, baru-baru ini dianugerahi penghargaan untuk Program Literasi Terbaik dalam ajang *Financial Literacy Award 2024* oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan ini menjadi salah satu pengakuan atas dedikasi BNI dalam mengembangkan literasi keuangan yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Ronny Venir, Direktur Network and Services BNI, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada OJK atas penghargaan tersebut. Dia menekankan bahwa BNI berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program yang berkelanjutan serta inovatif dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat secara menyeluruh, merata, dan tepat sasaran. Ronny juga menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kemampuan BNI dalam mempercepat perluasan akses keuangan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah yang menekankan pada inklusi keuangan. Dalam konteks ini, BNI menunjukkan komitmennya untuk mendukung program GENCARKAN, yang bertujuan untuk menjangkau dan memberikan layanan keuangan di daerah yang dianggap terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Program GENCARKAN dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat kepercayaan diri masyarakat. Dengan ini, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan yang bijak terkait pengelolaan keuangan di masa mendatang. Kegiatan literasi keuangan juga bertujuan agar semua segmen masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan layanan perbankan, serta manfaat dan potensi risiko yang mungkin dihadapi. BNI berperan aktif dalam program GENCARKAN sebagai wujud komitmen perusahaan untuk mendukung strategi OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Ronny menjelaskan bahwa tujuan program GENCARKAN adalah untuk meningkatkan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih cerdas secara finansial dan terlindungi dari berbagai tindak kriminal di sektor keuangan. Lebih lanjut, BNI berkomitmen untuk melindungi hak-hak konsumen dalam setiap transaksi serta penggunaan produk dan layanannya. Melalui upaya literasi dan inklusi keuangan, perusahaan berambisi untuk mengecilkan kesenjangan dalam akses layanan keuangan, terutama di kalangan masyarakat yang belum memiliki rekening bank atau yang masih tergolong unbanked. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BNI juga melakukan perluasan layanan melalui Agen46 yang ditempatkan di area-area yang sulit dijangkau oleh outlet BNI. Saat ini, terdapat lebih dari 200.000 Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk 15.000 agen yang beroperasi di daerah 3T. Agen-agen ini hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan akses keuangan. Dengan tekad yang kuat, BNI akan terus mendukung inisiatif GENCARKAN dengan memberikan edukasi menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat. ANTARA