JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Perubahan mendesak dalam kecepatan angin di Paris menjadi tantangan yang cukup berat bagi tim para panahan Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menuju Paralimpiade Paris 2024. Persaingan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada 28 Agustus. Ken Swagumilang, salah satu atlet andalan Indonesia, menyatakan bahwa fluktuasi kecepatan angin di Paris sulit untuk diprediksi. "Latihan kami lebih fokus pada penguasaan kondisi dan lingkungan, termasuk variasi cuaca seperti cerah, mendung, serta angin. Angin hari ini sangat kencang," ujar Ken dalam sebuah siaran pers yang berlangsung di Jakarta, Sabtu. Tim para panahan Indonesia memutuskan untuk tiba lebih awal di Paris, sebuah langkah yang terbukti strategis. Hal ini diingatkan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memberikan dampak signifikan terhadap hasil pertandingan yang akan datang. Sebanyak lima atlet para panahan Indonesia berserta empat atlet boccia telah berangkat dari Tanah Air pada 5 Agustus untuk menjalani penyesuaian lebih awal di Paris. Upaya ini bertujuan untuk membiasakan diri terhadap lingkungan dan iklim lokal, mengingat olahraga panahan sangat terpengaruh oleh kecepatan angin yang berubah-ubah. Kepala pelatih tim para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto, menjelaskan bahwa proses adaptasi yang dimulai sejak 7 Agustus lalu berjalan sesuai rencana. Kelima atlet para panahan telah mengalami berbagai suhu, dari 12 derajat hingga 37 derajat Celsius, sambil mempelajari bagaimana angin dapat memengaruhi arah bidikan mereka. "Kami fokus melatih kemampuan mengenali tekanan angin, seberapa kencang angin tersebut, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi arah bidikan. Dengan begitu, saat hari H, kami berharap tidak mengalami kendala," tambah Idya Putra Harjianto. Sisa waktu yang ada sebelum pertandingan akan dimanfaatkan oleh tim untuk lebih memahami kondisi angin yang seringkali berubah di Paris. Target minimal yang mereka usulkan adalah mencapai babak semifinal, dengan pesaing terberat yang diperhatikan berasal dari India dan China. Di Paralimpiade Paris 2024, cabang olahraga panahan akan diselenggarakan di Les Invalides, Paris. Selain Ken Swagumilang yang akan bertanding di nomor *open men's compound* dan *mixed team compound*, tim para panahan Indonesia juga mengandalkan Kholidin, Setiawan, Teodora Audi Ferelly Ayudia, dan Wahyu Retno Wulandari untuk bersaing dalam berbagai kategori yang dipertandingkan. ANTARA