DENPASAR –
**Borneonews - Gianyar, Bali**, Maybank Marathon 2024 hadir dengan tiga misi berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam sektor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Acara maraton tahunan ini dilaksanakan di Bali dengan harapan dapat memberikan dampak yang luas kepada masyarakat setempat. Steffano Ridwan, Presiden Direktur Maybank Indonesia, menekankan pentingnya visi misi berkelanjutan dalam acara ini. Dalam persiapan menjelang maraton, ia menjelaskan bahwa event ini tidak hanya terbatas pada aspek olahraga, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi komunitas di sekitar. Sebagai wujud komitmen tersebut, Maybank mengajak peserta untuk berpartisipasi dalam penanaman 2.500 bibit mangrove di Taman Arboretum Mangrove, Benoa, Denpasar. Dari jumlah tersebut, 500 bibit diantaranya merupakan kontribusi langsung dari para pelari. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu, ketika sebanyak 2.000 bibit bakau ditanam. Di samping itu, Maybank juga menyediakan fasilitas pengolahan sampah organik di Desa Sanding, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, dengan kapasitas mencapai 500 kilogram per hari, yang akan diolah menjadi pupuk alami. Misi sosial lainnya berupa penggalangan dana melalui partisipasi 25 pelari maraton, yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp438 juta. Dana ini akan disalurkan kepada berbagai mitra, termasuk untuk wirausaha muda dan perempuan, air bersih dan sanitasi, pendidikan di desa tertinggal, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan penyandang disabilitas. Misi ketiga dari acara ini adalah berkontribusi dalam perputaran ekonomi di Bali, dengan fokus pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pariwisata. Hal ini mencakup berbagai aspek, seperti transportasi, perhotelan, serta penyediaan makanan dan minuman. Widya Permana, Project Director Maybank Marathon 2024, menyatakan bahwa ajang ini telah memasuki tahun ke-13 dan menarik perhatian sebanyak 12.700 peserta dari 57 negara. Meskipun angka peserta diperkirakan mencapai 20.000-30.000, panitia terpaksa membatasi jumlah tersebut demi menjaga keamanan dan kenyamanan para pelari, mengingat kapasitas infrastruktur jalan di daerah pedesaan di Kabupaten Gianyar yang terbatas. Dengan jumlah peserta yang dicatat, diharapkan akan ada dampak positif terhadap sektor ekonomi, termasuk UMKM. Widya menggambarkan dampak ini bisa dikalikan dua karena setiap pelari sering kali datang bersama keluarga, sehingga jumlah total bisa mencapai sekitar 26.000 orang yang menginap selama dua hingga tiga hari. Ini belum termasuk pengeluaran untuk makanan, transportasi, dan akomodasi, yang tentunya memberikan kontribusi besar bagi perekonomian lokal. Untuk memperoleh data yang lebih akurat tentang dampak ekonomi dari acara ini, panitia berencana bekerja sama dengan mitra ketiga untuk melakukan penelitian mendalam. Selain itu, Maybank Marathon 2024 juga diikuti oleh sepuluh pelari maraton elite dunia yang memiliki catatan waktu terbaik 2 jam 6 menit 13 detik, yang sebagian besar berasal dari Kenya. Event ini juga mendatangkan sepuluh atlet nasional dari berbagai daerah di Indonesia, dengan total hadiah mencapai Rp2,7 miliar yang akan dibagikan kepada 86 pemenang dari berbagai kategori, termasuk maraton (42 kilometer), setengah maraton, 10 kilometer, kategori kursi roda, dan anak-anak. ANTARA