**Borneonews - Purwokerto**, Komisi Yudisial (KY) saat ini sedang mempersiapkan untuk mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Hakim-hakim tersebut terlibat dalam kasus yang melibatkan terdakwa Gregorius Ronald Tannur (GRT), yang divonis bebas dalam perkara pembunuhan Dini Sera Afrianti.
Anggota sekaligus Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata, menyatakan bahwa keputusan mengenai sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada hakim-hakim tersebut akan ditentukan dalam sidang pleno. Sidang ini diharapkan akan berlangsung paling lambat pada awal bulan September mendatang.
Mukti menambahkan bahwa tim investigasi KY telah melaksanakan pemeriksaan terhadap ketiga hakim tersebut di Pengadilan Tinggi Surabaya pada tanggal 19 Agustus. Proses pemeriksaan ini berlangsung selama lebih kurang lima jam. Dalam kesempatan itu, berbagai aspek mengenai kemungkinan pelanggaran selama persidangan terhadap Ronald Tannur telah didalami.
Ia meminta kepada semua pihak untuk bersabar menunggu hasil dari sidang pleno KY. Sebab, hingga saat ini, hasil pemeriksaan terhadap ketiga hakim belum dapat diungkapkan kepada publik. "Tunggu pleno ya," ujarnya menekankan pentingnya menunggu keputusan resmi.
Sebelumnya, pada tanggal 29 Juli, ayah dan adik dari Dini Sera, didampingi oleh kuasa hukum Dimas Yemahura serta politisi Rieke Diah Pitaloka, telah mengajukan laporan mengenai dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) kepada KY. Para pelapor mengklaim adanya kontradiksi antara surat dakwaan, tuntutan, dan hasil pertimbangan dari majelis hakim. Dengan demikian, mereka berharap KY dapat melakukan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran KEPPH serta memberikan rekomendasi pemecatan terhadap ketiga hakim yang terlibat dalam kasus tersebut.
"Dari laporan kami, kita harapkan KY dapat memberikan rekomendasi yang terbaik, yaitu pemberhentian hakim-hakim yang menangani perkara ini di PN Surabaya," kata Dimas menutup pernyataannya.
ANTARA
Hasil Pemeriksaan Hakim vonis Bebas Ronald Tannur Segera Diumumkan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
IAEA Siap Verifikasi Aktivitas Nuklir Iran, Dorong Solusi Diplomatik
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
BPJS Kesehatan Gandeng MUI Palangka Raya Perluas Edukasi JKN Lewat Tasbih JKN
Komentar (0)
Memuat komentar…







