BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung mengumumkan bahwa Bendungan Margatiga yang terletak di Kabupaten Lampung Timur saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk *impounding*, atau pengisian air pertama. Persiapan ini diharapkan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Roy Panagom Pardede, menjelaskan bahwa jika semua proses ditangani dengan baik dan secara berurutan, maka pelaksanaan *impounding* akan berlangsung tanpa kendala. Di sisi lain, berbagai langkah seperti pembersihan lahan dan penyelesaian isu seputar lahan bekas kawasan hutan juga telah dilakukan. Roy menambahkan bahwa sebelumnya masih ada sekitar 800 bidang tanah yang belum sepenuhnya bebas untuk digunakan. Di antara bidang tersebut, 617 bidang mencakup sekitar 250 hektare yang belum menerima ganti rugi, di mana lahan ini merupakan bekas hutan yang telah dikelola oleh masyarakat untuk perkebunan sejak tahun 2012. Untuk mempercepat operasional Bendungan Margatiga, BBWS telah mendorong penyelesaian masalah ini serta menerima pendapat hukum dari Kejaksaan Tinggi Lampung. Ia juga menyampaikan bahwa hasil audit menunjukkan bahwa proses ganti rugi dapat dilanjutkan. Tim dari BPKP dan Polda Lampung telah melakukan klarifikasi pada setiap bidang tanah, dan data yang relevan telah disampaikan kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Timur. Roy menjelaskan lebih lanjut bahwa berbagai langkah untuk mempercepat proses operasional bendungan ini telah dilakukan. Proses validasi tanah, musyawarah bentuk, pembayaran, serta pembersihan lahan telah dilakukan secara terorganisir. Baru-baru ini, koordinasi dengan pemerintah daerah juga dilakukan agar proses pembayaran ganti rugi dapat segera terealisasi, sehingga pembersihan lahan bisa berlangsung dengan efektif. Pada bulan Oktober 2023, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lampung Tengah, Presiden Joko Widodo juga meminta agar pengerjaan Bendungan Margatiga dapat diselesaikan pada tahun 2024. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan sumber daya air di Lampung Timur dan daerah sekitarnya. Bendungan Margatiga memiliki kapasitas penampungan sebesar 42,31 juta meter kubik, dengan luas genangan mencapai 2.217 hektare dan ketinggian 22,5 meter. Proyek ini memerlukan anggaran sebesar Rp850 miliar dan diharapkan memberikan manfaat pada sistem irigasi di Provinsi Lampung, yang mencakup 16.588 hektare lahan. Luas daerah irigasi dibagi menjadi dua, yakni daerah irigasi Jabung Kiri seluas 5.638 hektare dan Jabung Kanan seluas 10.950 hektare. Selain itu, Bendungan Margatiga juga dirancang untuk memasok air baku sebesar 0,8 meter kubik per detik ke Kabupaten Lampung Timur dan berkontribusi dalam mereduksi banjir hingga mencapai 83,10 meter kubik per detik di wilayah ini serta Bandarlampung. Oleh karena itu, bendungan ini juga berfungsi untuk konservasi air, pengendalian masuknya air asin, dan memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata di sekitar lokasi. ANTARA