BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan nikah massal secara gratis bagi 37 pasangan dalam rangkaian acara West Java Festival (WJF) 2024. Seleksi administratif telah dilakukan untuk memastikan bahwa pasangan yang berpartisipasi memenuhi syarat. Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan optimisnya bahwa program ini bertujuan untuk mendorong pencatatan perkawinan yang sah secara agama. "Alhamdulillah, dalam kegiatan WJF 2024 ini kami dapat menyelenggarakan nikah massal. Ini adalah bagian dari program pemerintah agar setiap perkawinan tercatat secara resmi," ungkapnya di Bandung. Acara nikah massal ini dirancang untuk merangkul semua elemen masyarakat. Bey menjelaskan bahwa peserta berasal dari 26 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat. "Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, termasuk budayawan dan sejarawan. Kami ingin memberikan kebahagiaan pada masyarakat melalui pelaksanaan nikah massal ini," tuturnya. Menariknya, setiap pasangan tidak dikenakan biaya untuk proses pernikahan. Selain itu, mereka juga menerima uang tunai sebesar Rp790.000 sebagai bentuk apresiasi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Barat. Bey berharap bahwa pernikahan ini akan membawa berkah dan rezeki bagi semua pasangan yang menikah pada hari tersebut. Di momen spesial ini, Bey juga memberikan nasihat kepada para pasangan pengantin tentang pentingnya membangun keharmonisan di dalam rumah tangga. Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik dan saling pengertian adalah kunci untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan dalam keluarga. "Kami mengingatkan agar tidak terjebak dalam pinjaman online atau mencari jalan pintas untuk mendapatkan rezeki, seperti judi online. Harus ada saling pengingat antara pasangan," katanya. Lebih lanjut, Bey berharap agar pasangan baru ini dapat menjalani kehidupan bersama yang dipenuhi cinta dan pengertian, serta terhindar dari hal-hal yang dapat merusak keharmonisan keluarga. "Hindari kata-kata kasar dan sikap keras terhadap pasangan. Penting untuk saling memahami dan memberikan dukungan satu sama lain," tuturnya dalam penutupan. ANTARA